PORTALBANTEN -- Michelle Cooper, seorang wanita asal Shrewsbury, Inggris, telah menciptakan gebrakan luar biasa dalam perjalanan penurunan berat badannya. Dalam waktu hanya lima bulan, ia berhasil menurunkan berat badan hingga 20,5 kg, dari ukuran pakaian 20 menjadi 12. Keberhasilan ini bukanlah hasil dari diet ketat atau penghitungan kalori yang menyiksa, melainkan dari keputusan cerdas untuk meninggalkan tiga jenis makanan yang selama ini dianggap sehat.

"Sebelum kesuksesan ini, saya dulu selalu makan makanan 'sehat', tapi justru makanan tersebut membuat saya tetap gemuk," kata Michelle dalam sebuah video di TikTok.

Langkah pertama yang diambilnya adalah menghindari sereal yang sering dijadikan pilihan sarapan, seperti granola bar dan bubur instan. Menurutnya, makanan ini hanya menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun, sehingga menimbulkan rasa lapar yang berkelanjutan. Sebagai gantinya, ia beralih ke sarapan tinggi protein, seperti telur dan yogurt Yunani, yang membuatnya merasa kenyang lebih lama.

Michelle juga mengungkapkan bahwa ia berhenti mengonsumsi smoothie dan jus buah. Meskipun terlihat sehat, ia menyadari bahwa minuman tersebut hanya menyumbang kalori cair yang tidak mengenyangkan.

"Sebagian besar jus dan smoothie buah hanyalah bom gula dalam botol. Saya berhenti minum smoothie dan mulai mengunyah buah utuh," jelasnya. Ia menekankan pentingnya mengonsumsi buah dalam bentuk utuh dan menggabungkannya dengan sumber protein untuk meningkatkan rasa kenyang.

Produk rendah lemak juga menjadi target selanjutnya. Michelle menjelaskan bahwa banyak produk seperti yogurt rendah lemak justru mengandung tambahan gula atau pati untuk meningkatkan rasa.

"Hasilnya, saya tetap lapar dan terus ingin ngemil," ujarnya. Kini, ia lebih memilih makanan yang kaya protein dan lemak alami yang lebih memuaskan.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, Michelle berhasil mencapai transformasi yang mengesankan, bahkan setelah melahirkan anak kembar. Ia menegaskan bahwa penurunan berat badan tidak harus menyiksa atau melibatkan diet ekstrem.

"Saya malah menyantap makanan dalam porsi yang lebih besar ketika diet. Jadi intinya kalau diet itu tidak perlu menyiksa diri," pungkas Michelle.*