JAYANTI – Pemandangan tak sedap tampak di Jalan Raya Serang-Balaraja, tepatnya di sekitar Kampung Cereme, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Jayanti, pada Jumat siang (11/04/2025). Tumpukan sampah berserakan hingga ke badan jalan, mengganggu arus lalu lintas dan mencemari lingkungan sekitar. Aroma busuk yang menyengat pun membuat para pengendara merasa tidak nyaman saat melintas.
Warga sekitar mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurut mereka, sampah-sampah itu telah menumpuk sejak beberapa hari terakhir, namun belum ada penanganan serius dari pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Wilayah 2 Balaraja.
“Sudah lebih dari tiga hari sampah nggak diangkut. Padahal tiap hari jumlahnya makin banyak. Kalau dibiarkan, bisa jadi sumber penyakit,” keluh seorang pedagang kaki lima di lokasi.
Meski warga telah beberapa kali melaporkan kondisi ini, hingga berita ini diturunkan belum ada respons maupun tindakan nyata dari UPTD. Warga menilai pihak UPTD 2 Balaraja seolah menutup mata terhadap persoalan ini.
Seorang tokoh masyarakat setempat menyatakan bahwa ketidaktegasan dalam pengelolaan sampah dapat berdampak serius bagi kesehatan warga. “Selain merusak estetika lingkungan, ini juga bisa mengundang lalat, tikus, dan mencemari air tanah,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan UPTD 2 Balaraja segera turun tangan untuk membersihkan area tersebut dan menyediakan fasilitas penampungan sampah yang memadai agar masalah serupa tidak terulang kembali.*
Berita Populer
News Feed
Install App
portalbanten.net
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda