PORTALBANTEN — Regenerasi kepemimpinan di tubuh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor resmi bergulir. Melalui Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XII yang digelar di Hotel Bigland Sentul, Abdul Somad terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bogor masa khidmat 2025-2030.
Dalam pemilihan dua tahap yang melibatkan 38 suara dari para ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Bogor, Abdul Somad berhasil mengungguli rivalnya, Syamsyul Rizal, dengan selisih 10 suara. Penetapan dilakukan pada Minggu (27/4) dini hari oleh pimpinan sidang, KH Miftah Faqih dari PBNU.
Mengemban amanah baru, Abdul Somad—yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris PCNU Kabupaten Bogor—membawa visi besar: memperkuat struktur organisasi dengan membangun sekretariat permanen atas nama NU, memperluas jaringan madrasah, mendirikan klinik pratama, serta menginisiasi badan usaha untuk mendukung kemandirian organisasi.
“Saya ingin masa khidmat ini menjadi tonggak untuk memperkuat fondasi NU di Kabupaten Bogor, baik secara kelembagaan, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi,” ujar Abdul Somad dalam sambutannya.
Selain program di tingkat cabang, ia juga menargetkan pembangunan sekretariat bagi seluruh MWC NU di 38 kecamatan sebagai bagian dari misi memperkuat jaringan NU hingga ke akar rumput.
Dalam Konfercab XII ini, KH Romdon juga ditetapkan sebagai Rais Syuriah PCNU Kabupaten Bogor melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi, menandai perpaduan kekuatan antara pengalaman ulama senior dan energi baru kader muda NU.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu mendorong NU Kabupaten Bogor menjadi lebih solid, responsif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.*