PORTALBANTEN -- Warga Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mengungkapkan keluhan serius terkait tidak adanya tempat pengelolaan sampah sementara (TPS) di wilayah mereka. Salah satu warga, Away, yang juga mantan Ketua RT 02, menyoroti bahwa khususnya di RW 01, masalah ini semakin mendesak.

"Selama ini, sampah hanya ditumpuk di pinggir jalan, dan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor yang mengangkutnya. Tanpa adanya TPS, sampah yang menumpuk ini mengganggu pengguna jalan," kata Away, Selasa (7/10/2025).

Selain masalah pengelolaan sampah, warga juga mengeluhkan kondisi kali kecil yang sering tersumbat, yang dapat menimbulkan masalah lebih besar di kemudian hari.

Warga Cilebut Barat juga berharap agar Puskesmas di daerah mereka dapat direvitalisasi. Saat ini, Puskesmas Cilebut Barat dan Cilebut Timur dinilai kurang memadai dan tidak memiliki lahan parkir yang cukup.

"Kami juga merasa kesulitan terkait rujukan BPJS yang masih kurang dipahami oleh banyak warga," tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, KH Achmad Yaudin Sogir, dalam Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang 1 Tahun 2025-2026, Dapil 1, berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga.

"Pengelolaan sampah sangat penting untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. Saya akan membawa keluhan ini kepada instansi terkait agar segera ditindaklanjuti," ujar AY Sogir, yang akrab disapa Abi.

Abi juga menegaskan pentingnya revitalisasi Puskesmas yang saat ini tidak representatif dan berjanji untuk terus mensosialisasikan informasi mengenai rujukan BPJS kepada kader dan petugas terkait.*