PORTALBANTEN – Ribuan warga tumpah ruah memenuhi Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (21/5/2025), dalam gelaran spektakuler Karnaval dan Gelar Budaya Hari Nelayan ke-65 Palabuhanratu, yang menjadi bagian dari program nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. Tak kurang dari 2.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat ambil bagian dalam acara ini, yang menyuguhkan perpaduan budaya, adat, hingga pesan kelestarian laut.
Kegiatan diawali pukul 07.40 WIB dengan arak-arakan karnaval dari Alun-Alun Palabuhanratu, menampilkan kostum khas pesisir, atraksi seni, serta parade komunitas nelayan. Iring-iringan berakhir di Alun-Alun Gadobangkong, lokasi upacara pembukaan resmi.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Drs. H. Asep Japar, MM (Bupati Sukabumi), AKBP Dr. Samian, SH, S.I.K., M.Si (Kapolres Sukabumi), Reza Pahlevi (Asdep Kemenparekraf RI), Jajaran TNI, DPRD, Forkopimda, serta tokoh masyarakat lainnya.
Rangkaian acara budaya yang kental makna yaitu menyanyikan lagu kebangsaan & Mars Sukabumi, pemberian santunan & penghargaan simbolis, prosesi adat “Laes” & Labuh Saji (pelarungan ke laut) dan pagelaran seni budaya tradisional pesisir.
Ketua Panitia, Nandang, A.Ag, mengungkapkan bahwa meski tahun ini acara dilaksanakan tanpa sponsor utama, perayaan tetap berjalan meriah berkat partisipasi aktif masyarakat dan dukungan penuh Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.
“Bahkan, perputaran ekonomi lokal selama acara diperkirakan mencapai Rp2,2 miliar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC HNSI Sukabumi H. Dede Ola menegaskan pentingnya Hari Nelayan sebagai ajang penguatan identitas, solidaritas sosial, dan pelestarian ekosistem laut. “Ini bukan hanya festival, tapi investasi budaya dan keberlanjutan,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. Ia menyebut Hari Nelayan sebagai wujud rasa syukur masyarakat pesisir sekaligus media promosi budaya dan pemulihan ekonomi pasca bencana.
“Sinergi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang unggul, berbudaya, dan penuh berkah,” tegasnya.