Jakarta – Pada malam yang penuh semangat dan kebanggaan, gedung RRI Jakarta menjadi saksi dari kemeriahan Festival Freedoms Jazz 2025 yang digelar pada Sabtu malam, 17 Agustus 2025. Acara ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, menggabungkan keindahan musik jazz dengan peragaan budaya yang mencerminkan semangat kebangsaan.
Festival ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta pejabat RRI dan tamu istimewa dari sejumlah kedutaan besar di Jakarta. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa jazz bukan hanya sekadar alunan musik, tetapi juga sebagai jembatan diplomasi budaya yang menyatukan perbedaan dalam harmoni.
Panggung festival kali ini dimeriahkan oleh penampilan musisi ternama yang berhasil menghipnotis penonton. All Star Jazz membuka acara dengan komposisi yang penuh energi, diikuti oleh penampilan memukau dari diva jazz Indonesia, Mbak Bertha, yang menyentuh hati audiens dengan suara khasnya. Sorak-sorai penonton semakin menggema saat Tompi tampil, membawakan lagu legendaris “Nurlaila” dan karya populernya, “Menghujam Jantung.”
Festival ini juga dimeriahkan oleh peragaan busana kebaya yang dipersembahkan oleh Komunitas Perempuan Berkebaya. Mereka menampilkan sembilan jenis kebaya dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kebaya Sunda hingga kebaya Basiba khas Minangkabau. Peragaan ini menjadi pengingat bahwa kebaya telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, dan kini tampil beriringan dengan musik jazz sebagai simbol kekayaan budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Ubaidillah, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya festival ini. “Senang sekali malam ini bisa bersama dengan para penikmat jazz. Musik jazz adalah bagian penting dari dunia musik, dan RRI memiliki peran besar untuk terus memberi ruang bagi musisi jazz di seluruh Indonesia. Semoga dari acara ini, musik jazz bisa makin berkembang dan digemari oleh generasi muda,” kata Ubaidillah.
Sementara itu, perwakilan RRI, Mistam, menekankan pentingnya peran RRI dalam menyebarkan semangat jazz ke seluruh penjuru tanah air. “Penampilan malam ini sungguh luar biasa dan menghipnotis audiens. Kami berharap musik jazz tidak hanya tampil di Jakarta, tetapi juga di Surabaya, Palembang, Manado, Jogja, hingga pelosok negeri. RRI siap menjadi rumah bagi para musisi untuk beraktualisasi, karena jazz adalah musik universal yang lahir dari semangat kebebasan,” tutur Mistam.
Festival Freedoms Jazz 2025 bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan refleksi kebangsaan. Perpaduan antara musik, budaya, dan semangat kemerdekaan menyampaikan pesan kuat bahwa keberagaman adalah kekuatan Indonesia. Dari alunan nada hingga keindahan kebaya, acara ini menegaskan bahwa kemerdekaan sejati adalah kebebasan untuk berekspresi, berkarya, dan merayakan jati diri bangsa.