PORTALBANTEN.NET – Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2026 kembali digelar di 11 kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Manado, Makassar, Semarang, Medan, Surabaya, Banjarmasin, Bogor, Yogyakarta, Kupang, dan Mataram. Memasuki penyelenggaraan ke-11, FSAI menghadirkan pengalaman baru bagi para pecinta film melalui program “Screen on the Green” yang untuk pertama kalinya digelar di Kebun Raya Bogor.

Konsep pemutaran film di ruang terbuka ini memberikan nuansa berbeda bagi para penonton. Selain menikmati film Australia berkualitas, pengunjung juga dapat merasakan suasana hijau dan asri Kebun Raya Bogor yang menjadi lokasi acara.

Kegiatan “Screen on the Green” digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Dalam kesempatan tersebut, FSAI menayangkan film animasi petualangan-komedi Australia berjudul 200% Wolf.

Film ini merupakan sekuel dari 100% Wolf yang kembali menghadirkan karakter Freddy Lupin, seekor serigala pudel merah muda yang menjalankan misi menyelamatkan roh bulan muda bernama Moopoo dan mengembalikannya ke tempat asalnya. Film ini sarat dengan pesan tentang keberanian, persahabatan, dan pencarian jati diri.

Nicola Campion selaku Minister Counsellor Political & Strategic Communications Kedutaan Australia di Indonesia mengatakan, melalui film 200% Wolf, masyarakat Indonesia dapat menikmati karya perfilman Australia bersama keluarga.

“Film ini mengangkat cerita tentang menemukan jati diri, sehingga sangat cocok dinikmati oleh seluruh anggota keluarga,” ujar Nicola kepada di Kebun Raya Bogor, Sabtu (16/5/2026).

Dalam penyelenggaraan FSAI di Bogor tahun ini, panitia juga menghadirkan dua kategori pemutaran film dengan total sekitar 150 penonton. Film 200% Wolf diputar untuk publik umum, sementara film Beyond the Reef disiapkan khusus bagi alumni Australia.

Kehadiran “Screen on the Green” menjadi salah satu inovasi terbaru FSAI 2026 dalam menghadirkan pengalaman sinematik yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan perpaduan film, suasana taman, dan konsep menonton santai di alam terbuka, acara ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Bogor dan para pencinta film internasional.