PORTALBANTEN -- Ketua Umum PWI Pusat, Hendry CH Bangun, mengungkapkan kemarahannya terkait beredarnya surat pemberitahuan Kongres PWI 2025 yang ditujukan kepada PWI Jawa Barat. Menurutnya, surat tersebut telah menciptakan suasana gaduh yang mengganggu keharmonisan yang sebelumnya terjalin.
"Saya kaget mendapat surat dalam bentuk PDF tersebut. Surat ini membuat suasana menjadi gaduh, padahal sebelumnya sudah harmonis," kata Hendry CH Bangun.
Hendry menegaskan bahwa panitia penyelenggara (OC) tidak diperkenankan mengirimkan surat kepada PWI Provinsi yang akan berpartisipasi dalam Kongres Persatuan PWI.
"Dari awal sudah ditegaskan, bahwa tidak boleh ada surat apa pun yang dikirimkan kepada peserta atau PWI Provinsi. Karena sampai sekarang, belum ada peserta yang telah ditetapkan," tegasnya.
Sebelumnya, surat dari Panitia Kongres Persatuan PWI beredar luas, menginformasikan bahwa Kongres akan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Agustus 2025, dengan lokasi di Jakarta atau sekitarnya.
"Begitu mendapat surat tersebut, saya langsung telpon SC dan OC Kongres Persatuan PWI mempertanyakan surat yang telah beredar luas tersebut. Panitia SC dan OC kemudian langsung menggelar rapat untuk membahas surat itu. Hari ini, saya belum diberitahu hasil rapatnya," jelas Hendry CH Bangun.
Hendry menekankan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai peserta Kongres Persatuan PWI. Ia mencurigai bahwa penyebaran surat tersebut bertujuan untuk mengacaukan jalannya Kongres.
"Saya tegaskan kembali, bahwa sampai saat ini belum ada keputusan resmi yang menetapkan tentang para peserta Kongres Persatuan PWI. Jadi, surat tersebut memang disebar untuk membuat gaduh saja," tegasnya.*