PORTAL BANTEN – Perayaan Idul Adha 2025/ 1446 Hijriah bukan sekadar seremoni keagamaan bagi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong. Lebih dari itu, perusahaan yang merupakan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ini memaknainya sebagai momentum memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan peternak lokal.
Sebanyak 27 hewan kurban yang terdiri dari 13 ekor sapi dan 14 ekor kambing diserahkan SBI kepada masyarakat di desa-desa sekitar wilayah operasionalnya. Menariknya, seluruh hewan tersebut merupakan hasil dari kelompok ternak binaan perusahaan, yakni Kelompok Ternak Wiratani.
Penyerahan dilakukan secara bertahap pada di momentum Idul Adha 2025, sebagai bagian dari program tahunan yang tak hanya bersifat seremonial, tapi juga dirancang untuk memberi dampak ekonomi langsung kepada warga binaan.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan bisnis harus seiring dengan keberdayaan masyarakat. Melalui kelompok ternak binaan, kami ingin memastikan bahwa siklus ekonomi lokal terus hidup dan berkembang,” ujar Nur Lailiyah, General Affairs & Community Relations SBI Pabrik Narogong.
Upaya ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Kembang Kuning, Neneng, yang menilai bahwa pendekatan pemberdayaan jauh lebih berkelanjutan dibanding sekadar memberi bantuan.
“Program seperti ini membangkitkan semangat warga untuk mandiri, bukan hanya menerima bantuan. Ini bentuk kolaborasi yang patut dicontoh oleh perusahaan lain,” ujarnya.
Penyaluran Hewan Kurban di Idul Adha 2025
Selain penyaluran hewan kurban, SBI juga menginisiasi kolaborasi dengan instansi kesehatan di Kecamatan Klapanunggal untuk menjamin hewan kurban dalam kondisi sehat sebelum diserahkan ke masyarakat. Tak hanya itu, pelatihan penyembelihan halal bekerja sama dengan Dewan Kesejahteraan Masjid Al Banna dan Juleha Indonesia juga digelar, menunjukkan komitmen terhadap aspek edukasi dan keberlanjutan.
“Kami ingin kehadiran perusahaan juga memperkuat literasi keagamaan dan pemahaman masyarakat terhadap standar halal dalam praktik penyembelihan. Itu bagian dari tanggung jawab sosial kami,” ujar Laily, pada Sabtu 6 Juni 2025.