PORTALBANTEN - Tentang gangguan layanan perbankan Bank DKI yang terjadi sejak 29 Maret 2025 juga ikut dirasakan langsung oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin. Ia juga mengaku kecewa lantaran tak bisa melakukan transaksi saat momen krusial menjelang dan sesudah Idulfitri 1446 H.

“Iya kecewa. Kecewa lah, saya enggak bisa transfer. Jadinya saya minta tolong anak saya untuk transfer,” ujar Khoirudin kepada para awak media di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

Menurut politisi partai PKS ini, gangguan teknis Bank DKI yang disebut sebagai pemeliharaan sistem ini terjadi di tengah lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama Lebaran. Ironisnya, lembaga keuangan milik daerah justru mengalami kendala sistem berkepanjangan di saat kepercayaan publik sedang diuji.

Dukung Perbaikan Bank DKI, Tolak Ajakan Kosongkan Rekening

Meski merasa dirugikan, Khoirudin mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan ajakan mengosongkan rekening dari Bank DKI. Menurutnya, aksi seperti itu bukan solusi dan justru berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

“Soal kecewa ya kecewa, tapi karena kekecewaan itu kemudian jangan sampai mengosongkan rekening. Itu kan aset kita,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan bahwa transaksi melalui ATM Bank DKI kini sudah kembali berjalan normal. Namun, ia belum memastikan apakah layanan digital JakOne Mobile telah sepenuhnya pulih atau masih terkendala.

“Sekarang sudah bisa lewat ATM. Sudah normal lewat ATM,” ujarnya singkat.

Manajemen Bank DKI Minta Maaf