JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Indonesia dengan meluncurkan program Sekolah Rakyat. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di seluruh nusantara.
Sejak tahun ajaran 2025/2026, lebih dari 15 ribu siswa telah merasakan manfaat dari 159 titik Sekolah Rakyat yang telah dibangun. Mereka mendapatkan bimbingan dari ribuan guru dan tenaga pendidik yang siap membantu dalam proses belajar mengajar. Kehadiran sekolah-sekolah ini menjadi harapan baru bagi banyak keluarga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Menteri PU, Dody Hanggodo, baru-baru ini mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 30 Medan yang terletak di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas. "Sekolah ini bukan hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan lebih," kata Dody, Senin (23 Oktober). Fasilitas yang disediakan mencakup asrama, ruang makan, workshop, masjid, lapangan olahraga, serta sistem keamanan yang memadai.
Renovasi tahap pertama telah berhasil menyentuh 165 sekolah yang mulai beroperasi pada pertengahan 2025. Saat ini, tahap kedua sedang berlangsung dengan pembangunan sekolah permanen di 104 lokasi, dari Aceh hingga Papua. Targetnya, lebih dari 112 ribu siswa akan terdaftar dalam ribuan rombongan belajar dari jenjang SD hingga SMA, dengan penyelesaian ditargetkan pada tahun ajaran 2026/2027.
Proses lelang konstruksi untuk tahap kedua telah dimulai sejak September lalu. Kementerian PU bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan berbagai lembaga lainnya untuk memastikan pembangunan berjalan dengan efisien dan sesuai standar. Teknologi konstruksi terbaru, termasuk sistem tahan gempa, diterapkan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa.
Kepala Sekolah SRT 30 Medan, Syahripal Putra, mengungkapkan bahwa fasilitas baru telah memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa. "Dengan ruang kelas berpendingin udara dan asrama yang lebih layak, para siswa kini dapat belajar dengan lebih fokus dan percaya diri," ujarnya.
Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat akan terus diperluas sebagai bagian dari strategi pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dody menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar seperti sekolah, air minum, dan fasilitas publik lainnya adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari akar rumput.*