PORTAL BANTEN - Bagi masyarakat Tanah Air, band Jamrud pasti sudah tak asing lagi. Banyak lagu dari band Jamrud yang begitu melekat di masyarakat.
Jamrud sukses mengusung musik cadas sebagai musik populer di Indonesia pada era 90-an bahkan hingga sekarang. Tak hanya lagu-lagunya yang selalu diingat seperti Surti Tejo, Putri dan Pelangi di Matamu, sosok vokalisnya pun tak luput dari perhatian publik yakni Krisyanto.
Krisyanto menceritakan bagaimana terbentuknya Jamrud pertama kali. Ia juga membagikan kisah yang jarang diketahui orang tentang Jamrud.
Hal itu diungkapkan Krisyanto dalam acara Tonight Show bersama Vincent dan Desta yang diunggah di kanal Yo**ube Tonight Show Net. Dalam kesempatannya tersebut, Krisyanto bercerita tentang sejarang Jamrud.
Band cadas ini pertama kali terbentuk pada 1984 dengan nama Jamrock. Sedangkan, Krisyanto baru bergabung di tahun 90-an.
"Saya masuk ke Jamrcok itu tahun 90an. Itu Jamrock masih bawain lagu-lagu cover," ungkap Krisyanto.
Ternyata Krisyanto bukanlah personel asli Jamrock pada saat itu. Ia menjadi personel tetap setelah Jamrock mengalami gonta-ganti personel sebanyak empat kali dan belum membawakan lagu sendiri.
"Saya masuk ke Jamrock itu versi keempat. Langsung (posisi) vokal. Saya masuk ke Jamrock itu bawain lagu-lagu Sepultura," jelas Krisyanto.
Lebih lanjut, Krisyanto menjelaskan momen di mana Jamrock berganti menjadi Jamrud. Momen tersebut terjadi pada tahun 1995 setelah mereka bertemu dengan produser musik Log Zhelebour.