PORTALBANTEN – VinFast semakin serius menggarap pasar Indonesia dengan mengirimkan 2.500 unit mobil listrik yang dijadwalkan tiba dalam beberapa hari ke depan. Pengiriman ini menandai langkah besar perusahaan asal Vietnam tersebut dalam memperluas jangkauan dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.
Armada kendaraan listrik yang terdiri dari model VF 3, VF 5, VF e34, dan Nerio Green diberangkatkan dari Pelabuhan MPC di Hai Phong, Vietnam, menggunakan kapal khusus Silver Queen pada 8 Maret 2025. Keempat model tersebut telah dirancang dengan setir kanan, menyesuaikan kebutuhan pasar Indonesia.
Keputusan VinFast untuk memperbesar pasokan kendaraan listrik ke Indonesia bukan tanpa alasan. Dalam satu tahun sejak memasuki pasar, perusahaan ini telah mencatat permintaan yang terus meningkat. Salah satu indikasinya adalah tingginya minat konsumen terhadap VF 3, yang menjadi kendaraan dengan jumlah uji coba terbanyak di ajang IIMS 2025.
Selain menghadirkan produk yang kompetitif, VinFast juga menawarkan berbagai insentif bagi pelanggan Indonesia. Program pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN hingga 2028, cashback, serta skema pembelian kembali dengan nilai hingga 90% dari harga awal kendaraan menjadi daya tarik utama bagi calon pembeli.
VinFast juga semakin memperkuat ekosistemnya di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan GSM dan V-GREEN. Layanan taksi listrik Xanh SM yang mulai beroperasi sejak akhir 2024 menunjukkan pertumbuhan pesat, sementara infrastruktur pengisian daya V-GREEN terus diperluas untuk mengakomodasi lonjakan permintaan kendaraan listrik.
Global Deputy CEO of Sales VinFast, Duong Thi Thu Trang, menegaskan bahwa 2025 akan menjadi tahun penting bagi perusahaan di Indonesia. Selain meningkatkan volume penjualan, VinFast juga mempercepat pembangunan fasilitas perakitan lokal guna mendukung produksi dalam negeri.
Dengan strategi agresif ini, VinFast semakin memantapkan posisinya sebagai pemain utama di industri kendaraan listrik Indonesia, akankah menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat luas?*