PORTAL BANTEN - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung *Sustainable Development Goals* (SDGs), sebuah agenda global yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan disepakati oleh 193 negara sejak 2015. Dengan 17 tujuan dan 169 target yang harus dicapai hingga 2030, SDGs bertujuan untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, SDGs dijadikan sebagai pedoman utama dalam pembangunan jangka panjang di Indonesia. Berbagai program unggulan diluncurkan untuk mempercepat pencapaian target-target tersebut, terutama dalam mengatasi kemiskinan, kelaparan, dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Salah satu inisiatif yang menonjol adalah program **Makan Bergizi Gratis (MBG)**. Program ini dirancang untuk memberikan solusi cepat dalam mencapai tiga tujuan utama SDGs: tanpa kemiskinan (SDG 1), tanpa kelaparan (SDG 2), dan kehidupan sehat dan sejahtera (SDG 3).
Dengan target **82 juta penerima manfaat**, program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat dan memberantas kemiskinan secara efektif. "Program ini bukan hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga sebagai kontribusi nyata Indonesia dalam misi global mengakhiri kemiskinan dan kelaparan," kata Presiden Prabowo, Senin (16 Oktober).
Selain MBG, pemerintah juga meluncurkan berbagai program lain yang mendukung SDGs, seperti **Sekolah Rakyat** untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan (SDG 4), peningkatan peran perempuan dalam pembangunan nasional (SDG 5), penyediaan air bersih dan sanitasi layak (SDG 6), serta pengembangan energi bersih dan terjangkau (SDG 7).
Inisiatif-inisiatif ini semakin memperkuat komitmen Indonesia dalam menciptakan industri berkelanjutan, mengurangi kesenjangan sosial, dan membangun kota serta komunitas yang tangguh dan inklusif.
Seiring dengan pelaksanaan SDGs, Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan. Menurut laporan global, peringkat Indonesia meningkat dari posisi 102 pada 2019 menjadi 75 pada 2023, meskipun sempat turun ke peringkat 78 pada 2024.
Pemerintah optimis bahwa dengan keberlanjutan program seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan cek kesehatan gratis, posisi Indonesia akan kembali meningkat pada tahun 2025 dan seterusnya.
Presiden Prabowo menekankan bahwa pelaksanaan SDGs adalah bagian integral dari visi **Indonesia Emas 2045**. Pemerintah bertekad menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang bebas dari kemiskinan, kelaparan, dan penyakit, serta berkontribusi sebagai pelopor global dalam pembangunan berkelanjutan.*