PORTAL BANTEN — PT Pasifik Energi Trans mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi tuduhan yang beredar mengenai proses seleksi mitra usaha untuk Pengelolaan Energy Supply Station di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Dalam surat yang disampaikan kepada media, perusahaan ini menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan profesionalisme yang tinggi.
"Kami memastikan bahwa setiap dokumen dan persyaratan yang diajukan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap dalam keterangan PT Pasifik Energi Trans, pada Minggu 13 Juli 2025.
Proses seleksi yang dimulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil, dilakukan secara terbuka dan akuntabel, dengan PT Pasifik Energi Trans mencatat kontribusi tertinggi selama dua tahun terakhir di antara peserta lainnya.
Perusahaan ini menyayangkan adanya pemberitaan yang menyudutkan mereka dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik. "Tindakan tersebut berpotensi menyesatkan publik dan merugikan reputasi kami serta stakeholder terkait," kata mereka. PT Pasifik Energi Trans menegaskan komitmennya untuk mematuhi regulasi dan mendukung penegakan hukum yang adil.
"Proses tender dan seleksi yang dilakukan oleh pihak Angkasa Pura Indonesia Cabang Bali dilaksanakan dengan pendampingan hukum dari Kejaksaan Tinggi Bali, guna memastikan akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku," tambah mereka.
PT Pasifik Energi Trans bertekad untuk terus beroperasi dengan profesionalisme dan tanggung jawab demi kemakmuran bersama serta mendukung pembangunan energi nasional yang berkelanjutan.*