PORTALBANTEN — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), delegasi PWI Banten mengikuti rangkaian kegiatan pembekalan strategis dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan) serta penguatan fisik dan kebersamaan melalui kegiatan outbound bela negara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Sabtu (31/1/2026).
Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, menyampaikan bahwa agenda utama hari ketiga diisi dengan pembekalan materi dari Menhan yang menitikberatkan pada peran strategis insan pers dalam menjaga ketahanan nasional. Menhan juga menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan serta kesiapan menghadapi tantangan perang opini dan derasnya arus informasi di era digital.
“Pers memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional melalui pemberitaan yang bertanggung jawab, berimbang, dan berlandaskan nilai kebangsaan,” ujar Rian.
Selain pembekalan materi, para peserta retret juga mengikuti berbagai kegiatan outbound yang dirancang untuk melatih kekompakan, disiplin, dan ketahanan mental. Sejumlah aktivitas outbound yang diikuti antara lain refling, jembatan tali tiga, jaring piramid, panahan, simulasi penjinakan bom, serta berbagai aktivitas fisik lainnya yang menuntut kerja sama tim dan ketangguhan mental.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Sembilan peserta delegasi PWI Banten tampak aktif mengikuti setiap sesi, baik dalam kegiatan intelektual maupun aktivitas fisik yang menjadi bagian dari program bela negara.
Adapun sembilan delegasi PWI Banten yang mengikuti retret tersebut yakni Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Sekretaris Fahdi Khalid, Ketua Bidang Organisasi Teguh Idham Akbar, Ketua SIWO Badruddin, Ketua Pemberdayaan Perempuan Nina Noviyana, Seksi Pembelaan Wartawan H. Abdul Rohim Odeh, Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra, Ketua PWI Lebak Ajat, serta Sekretaris PWI Tangsel Edy Riyadi.
Melalui pelaksanaan Retret PWI di Pusdiklat Bela Negara Kemenhan RI ini, diharapkan mampu membentuk insan pers yang profesional, berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, serta memiliki komitmen tinggi dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Agi)