PORTALBANTEN — Politikus Partai Golkar Ridwan Kamil resmi melaporkan seorang perempuan bernama Lisa Mariana ke Bareskrim Polri. Langkah hukum ini diambil setelah Lisa menuding Ridwan Kamil telah menghamilinya dalam sebuah unggahan yang viral di media sosial.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar Butar, menyatakan kliennya sangat dirugikan atas tuduhan tak berdasar tersebut. Pihaknya pun segera melaporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri dengan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.
“Pak RK benar telah membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pelanggaran Pasal 51 jo Pasal 35, Pasal 48 jo Pasal 32, Pasal 45 jo Pasal 27a UU ITE Tahun 2024,” ujar Muslim dalam keterangan resminya.
Laporan itu terdaftar di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri pada Jumat (18/4/2025). Muslim menambahkan, laporan tersebut juga didukung barang bukti berupa tangkapan layar unggahan Lisa Mariana serta rekam jejak digital lain yang berisi tuduhan tersebut.
Sebelumnya, Lisa Mariana membuat kehebohan di jagat maya usai mengaku pernah menjalin hubungan dengan Ridwan Kamil hingga hamil. Klaim itu langsung dibantah pihak RK yang menilai tudingan tersebut fitnah keji yang mencemarkan nama baik keluarga serta merusak reputasi politikus yang akrab disapa Kang Emil itu.
Tak hanya itu, Lisa Mariana juga sempat menyebut memiliki bukti pesan dan foto, namun hingga kini belum ada yang ditunjukkan ke publik maupun aparat. Pihak kuasa hukum RK menilai tindakan Lisa telah memenuhi unsur pelanggaran hukum.
“Karena ini menyangkut marwah, nama baik pribadi dan keluarga, tentu harus diambil langkah tegas lewat jalur hukum. Kami percaya kepolisian akan memproses ini secara profesional,” kata Muslim.
Saat ini, laporan tengah diproses oleh penyidik Bareskrim Polri, termasuk pemanggilan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti terkait unggahan Lisa Mariana. Kuasa hukum RK menyatakan tidak menutup kemungkinan akan ada langkah hukum tambahan, jika Lisa terbukti menyebarkan informasi bohong yang merugikan.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat Ridwan Kamil selama ini dikenal bersih dari isu skandal pribadi sepanjang karier politiknya. Langkah tegas ini disebut penting demi menjaga reputasi publik serta memberi pelajaran atas penyebaran fitnah di ruang digital.*