Rosis Aditya, seorang kreator konten dan jurnalis asal Bogor, dikenal dengan pesan-pesan reflektifnya yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Salah satu pernyataannya yang menarik perhatian adalah: "Uang bukan segalanya, tapi segalanya pakai uang." Pernyataan ini mencerminkan realitas kehidupan modern, di mana uang memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan.​

Realitas Kehidupan Modern

Dalam kehidupan sehari-hari, uang menjadi alat yang sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Tanpa uang, sulit bagi seseorang untuk menjalani kehidupan yang layak. Namun, penting untuk diingat bahwa uang hanyalah alat, bukan tujuan akhir.

Perspektif Agama dan Filosofi

Dalam pandangan agama Buddha, uang dan kekayaan materi bukanlah tujuan utama hidup. Buddha mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati berasal dari dalam diri dan bukan dari akumulasi kekayaan atau benda-benda material. Kekayaan harus digunakan dengan bijak dan penuh tanggung jawab untuk mendukung kesejahteraan diri, keluarga, dan masyarakat.

Sementara itu, dalam pandangan Islam, Buya Yahya menyatakan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada seberapa banyak uang yang dimiliki, tetapi pada keberkahan dan kehalalan rezeki yang diperoleh. Memiliki rezeki yang diperoleh dengan cara yang haram bisa mendatangkan rasa gelisah dan ketidaknyamanan dalam hidup.

Tantangan Gaya Hidup Konsumtif

Dalam masyarakat modern, gaya hidup konsumtif sering kali membuat orang merasa tertekan untuk terus mengejar uang dan barang-barang material demi memenuhi standar yang ditetapkan oleh masyarakat. Hal ini bisa memicu rasa iri, stres, dan ketidakbahagiaan, bahkan meskipun secara finansial sudah cukup mapan. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan konsep "cukup" dalam menyikapi tema ini, agar terhindar dari hedonisme duniawi yang mencekik.

Pernyataan Rosis Aditya mengingatkan kita bahwa meskipun uang bukan segalanya, namun dalam kehidupan modern, hampir semua aspek kehidupan memerlukan uang. Penting bagi kita untuk menggunakan uang dengan bijak, tidak terikat padanya, dan tetap menjaga nilai-nilai moral serta kebahagiaan sejati yang berasal dari dalam diri.​*