PORTALBANTEN – Dunia telekomunikasi Indonesia akan segera memasuki babak baru. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang digelar Selasa 27 Mei 2025, nama Dian Siswarini dipastikan akan disahkan sebagai direktur utama Telkom Indonesia, menggantikan Ririek Adriansyah yang telah menjabat posisi tertinggi di perusahaan pelat merah tersebut sejak 2019.

Pergantian pucuk pimpinan ini menandai transisi penting di tubuh Telkom, yang kini tengah gencar menjalankan transformasi bisnis menuju ekosistem digital yang lebih kokoh, sejalan dengan target pemerintah mempercepat digitalisasi nasional.

Dari XL ke Telkom: Langkah Strategis Seorang Visioner

Bagi publik dan pelaku industri, nama Dian Siswarini bukan sosok baru. Kariernya di sektor telekomunikasi telah dimulai sejak tahun 1991. Ia bergabung dengan XL Axiata pada 1996 dan terus menapaki tangga kepemimpinan hingga dipercaya menjadi Presiden Direktur dan CEO perusahaan tersebut sejak 2015. Perjalanan panjangnya di XL membawa reputasi sebagai pemimpin transformasional yang mampu menjaga stabilitas sekaligus mengarahkan perusahaan ke tren digital masa depan.

Dalam beberapa dekade terakhir, Dian dikenal memiliki spesialisasi dalam bidang teknis jaringan, digitalisasi layanan, dan strategi operasional. Pada 2007, ia menjabat sebagai Direktur Jaringan, dan kemudian menjadi Direktur Layanan Digital pada 2011—di masa-masa awal kebangkitan industri berbasis data dan konten digital.

Pengunduran dirinya dari XL Axiata pada 3 Desember 2024 lalu menimbulkan spekulasi kuat mengenai arah karier berikutnya. Terlebih, pengunduran tersebut bertepatan dengan kabar bahwa induk usaha XL, Axiata Group, tengah menjajaki potensi merger antara XL Axiata dan Smartfren Telecom milik grup Sinar Mas. Langkah Dian meninggalkan XL di tengah momentum strategis ini dianggap sebagai sinyal bahwa ia tengah bersiap menghadapi tantangan baru—yang kini terjawab dengan kepercayaan negara untuk memimpin Telkom.

Menggantikan Ririek Adriansyah: Meneruskan dan Menyempurnakan

Sebagai penerus Ririek Adriansyah, Dian Siswarini akan membawa harapan besar dalam menjaga kesinambungan dan mempercepat inovasi. Di bawah kepemimpinan Ririek, Telkom berhasil menjaga performa keuangan yang solid sekaligus memperkuat fondasi digital, termasuk memperluas layanan data center, infrastruktur serat optik, dan ekspansi Telkomsel ke layanan beyond connectivity.

Kini, estafet kepemimpinan berada di tangan seorang figur perempuan yang sudah kenyang pengalaman, baik secara teknis maupun strategis. Penunjukan Dian menjadi simbol penting atas semakin terbukanya peluang bagi perempuan untuk memimpin korporasi skala besar, bahkan di sektor yang selama ini dikenal sangat maskulin dan teknologis seperti telekomunikasi.