PORTALBANTEN — Menyambut Hari Buku Nasional, Shopee Indonesia mengambil peran strategis dalam memajukan industri penerbitan Tanah Air lewat kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam program 'Festival Penulis Lokal'. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah nyata platform e-commerce tersebut dalam memerangi peredaran buku bajakan dan mendukung ekosistem penulis lokal melalui kanal digital yang aman, inklusif, dan berdampak luas.
Kampanye ini diluncurkan di Aroem Resto & Café, Jakarta, Kamis (15/5), dengan dukungan langsung dari Wakil Menteri Ekraf Irene Umar serta tokoh-tokoh dari sektor penerbitan dan industri kreatif lainnya.
“Shopee ingin menjadi rumah yang ramah bagi penulis lokal Indonesia. Melalui Festival Penulis Lokal, kami menyediakan fitur dan solusi agar buku-buku orisinal lebih mudah diakses, terproteksi, dan diapresiasi oleh masyarakat,” ujar Daniel Minardi, Director of Business Partnership Shopee Indonesia.
Dalam Festival ini, Shopee menyediakan kampanye khusus di aplikasinya yang menampilkan buku-buku orisinal dari penulis lokal dengan potongan harga hingga 50%. Selain itu, platform ini juga memperkuat fitur perlindungan hak cipta dengan fasilitas pendaftaran 'brand IP', membantu penerbit dan penulis untuk menjaga integritas karya mereka dari praktik pembajakan.
Wakil Menteri Ekraf Irene Umar mengapresiasi keterlibatan aktif Shopee dalam menciptakan ruang distribusi yang adil dan etis bagi pelaku industri buku. “Shopee bukan hanya marketplace, tapi juga mitra transformasi ekosistem kreatif nasional. Kita harapkan langkah ini bisa mengedukasi publik untuk membeli buku orisinal dan sekaligus membuka peluang ekspor karya anak bangsa,” ujar Irene.
Festival Penulis Lokal juga dirancang mendorong karya sastra dan nonfiksi Indonesia menembus pasar luar negeri, terutama Asia Tenggara dan Timur Tengah. Shopee, yang memiliki jangkauan regional dan infrastruktur logistik kuat, dinilai menjadi kanal yang tepat untuk memperluas distribusi buku lokal ke luar negeri.
Balques Manisang, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, menambahkan bahwa Festival Penulis Lokal juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor antara teknologi, penerbitan, dan kebijakan. “Kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah dan industri dalam mewujudkan pasar literasi yang sehat dan berdaya saing. Perlindungan IP dan peningkatan literasi digital menjadi dua prioritas utama kami.”
Ketua Umum IKAPI, Arys Hilman Nugraha, juga menegaskan pentingnya sinergi antara platform digital seperti Shopee dengan pemegang kebijakan dan komunitas penerbit. “Kami menyambut baik komitmen Shopee yang tak hanya memberi panggung bagi penulis lokal, tetapi juga melibatkan teknologi untuk melawan pembajakan buku. Ini bentuk nyata perlindungan terhadap nilai ekonomi dari hak cipta.”
Festival Penulis Lokal akan berlangsung hingga 31 Mei 2025 di aplikasi Shopee. Selain kampanye pembelian buku orisinal, akan ada peluncuran fitur literasi IP, diskusi virtual dengan penulis ternama, hingga edukasi publik tentang pentingnya hak cipta dalam dunia penerbitan.