PORTAL BANTEN - Turnamen sepak bola pramusim Piala Presiden 2025 siap digelar dari 6 hingga 13 Juli 2025. Penjualan tiket untuk menyaksikan pertandingan ini telah dibuka sejak Minggu, 29 Juni 2025, pukul 12.00 WIB.
Pertandingan pembuka akan mempertemukan Oxford United dengan Liga Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Minggu, 6 Juli mendatang. SUGBK hanya akan digunakan untuk laga pembuka, sementara semua pertandingan selanjutnya akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Tiket untuk semua kategori pertandingan Piala Presiden 2025, termasuk laga pembuka, dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp 50 ribu.
“Skema ini diterapkan untuk memberikan akses yang lebih merata bagi pecinta sepak bola Tanah Air agar dapat menyaksikan langsung pertandingan pembukaan Piala Presiden 2025,” dari laman resmi PSSI.
Informasi lebih lanjut mengenai penjualan tiket untuk pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat akan diumumkan dalam waktu dekat. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui website resmi Piala Presiden 2025 di www.PialaPresiden2025.com yang akan dapat diakses mulai besok.
Oxford United dan Liga Indonesia All Star tergabung dalam Grup A bersama Arema FC, sedangkan Grup B diisi oleh Persib Bandung, Dewa United, dan wakil Thailand, Port FC. Untuk Liga Indonesia All Star, Organizing Committee telah mengumumkan daftar 30 pemain terpilih. Proses pemungutan suara untuk memilih pemain berlangsung dari 20 Juni hingga 29 Juni 2025, dengan 83 ribu pemilih berpartisipasi.
“Persija Jakarta dan Persis Solo menjadi penyumbang pemain terbanyak, masing-masing mengirimkan empat nama untuk Liga Indonesia All Star,” ungkap PSSI.
Juara dari masing-masing grup akan bertanding di final Piala Presiden 2025 yang dijadwalkan pada 13 Juli mendatang.
Sementara itu, runner-up setiap grup akan berhadapan untuk memperebutkan peringkat ketiga sehari sebelum laga puncak.
Total hadiah Piala Presiden 2025 mencapai Rp 11,5 miliar, dengan juara menerima Rp 5,5 miliar, runner-up Rp 3 miliar, peringkat ketiga Rp 2 miliar, dan peringkat keempat Rp 1 miliar.*