PORTAL BANTEN - Super Air Jet mengeluarkan permohonan maaf kepada para penumpang penerbangan IU-745 yang mengalami keterlambatan saat terbang dari Bali menuju Jakarta. Di antara 172 penumpang tersebut, terdapat eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Ridwan Kamil terlihat marah kepada petugas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai setelah menunggu beberapa jam akibat penundaan penerbangan. Dalam sebuah video yang viral di TikTok, RK dan penumpang lainnya mempertanyakan penyebab keterlambatan yang disebabkan oleh proyek pengaspalan di bandara tersebut.

"Kami punya hak sebagai yang bayar, mau bicara ke pengambil keputusan. Ya telepon," kata RK kepada petugas, meminta penjelasan langsung dari General Manager Bandara.

Menanggapi situasi ini, Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, menjelaskan bahwa penjadwalan ulang penerbangan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan operasional. "Langkah dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan berjalan secara aman dan nyaman sesuai standar yang berlaku. Keputusan ini merupakan upaya terbaik yang dapat ditempuh dalam kondisi tersebut," ujar Ari dalam keterangan tertulisnya.

Penerbangan IU-745 akhirnya diberangkatkan kembali pada 12 Juli 2025 pukul 08.05 WITA menggunakan pesawat Airbus 320-200 dengan registrasi PK-STZ. Sebagai bentuk tanggung jawab, Super Air Jet memberikan kompensasi kepada penumpang, termasuk makanan, minuman, akomodasi hotel, serta kompensasi tunai sesuai regulasi yang berlaku.

"Kami menghargai kesabaran dan pengertian yang telah diberikan oleh para pelanggan serta kami memahami bahwa situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan," tambah Ari.*