BINTARO – WCC Puantara berkolaborasi dengan Pra Aisyiyah Bintaro menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Bangkit dan Berdaya” di Sanctuary Bintaro pada Sabtu (28/2/2026). Acara ini dirancang sebagai ruang refleksi dan pemulihan holistik bagi para penyintas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pendamping korban, serta pemerhati isu perlindungan perempuan.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor yang melibatkan organisasi masyarakat sipil dan dunia industri, yakni Wardah (Paragon Technology and Innovation) serta rumah produksi Sinemart. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan penguatan kapasitas perempuan melalui edukasi, refleksi, dan peningkatan kepercayaan diri.

Rangkaian acara dibuka dengan sesi review film "Suamiku Lukaku" produksi Sinemart. Melalui pemutaran cuplikan adegan kunci dan diskusi terarah, film ini menjadi medium untuk membedah dinamika KDRT, dampaknya terhadap perempuan dan anak, serta risiko siklus kekerasan yang dapat berlanjut lintas generasi.

Sutradara film "Suamiku Lukaku", Viva Westi, menjelaskan bahwa karya tersebut tidak hanya memotret penderitaan korban, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya warisan kekerasan pada anak. "Melalui film ini, kami ingin menyampaikan bahwa siklus kekerasan dapat dihentikan dan selalu ada jalan keluar bagi para korban," ujar Viva.

Senada dengan hal tersebut, Advokat WCC Puantara, Siti Husna, menekankan pentingnya literasi hukum bagi perempuan. Menurutnya, film tersebut secara akurat menggambarkan bentuk-bentuk KDRT sekaligus menunjukkan bagaimana instrumen hukum hadir untuk memberikan perlindungan bagi korban.

Selain penguatan mental dan hukum, peserta juga mendapatkan pelatihan merias wajah (make up) yang difasilitasi oleh Wardah. Pelatihan ini bukan sekadar mengasah keterampilan teknis, melainkan sebagai bentuk afirmasi diri untuk meningkatkan rasa percaya diri para penyintas yang kerap terabaikan dalam proses pemulihan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan suportif dengan jumlah peserta terbatas guna menjaga suasana tetap intim dan aman. WCC Puantara memprioritaskan ruang yang memberikan rasa tenang bagi peserta untuk saling menguatkan. Melalui inisiatif ini, diharapkan tercipta langkah konkret dalam memperkuat solidaritas, kesadaran, dan kemandirian perempuan menuju kehidupan yang lebih bermartabat.