PORTALBANTEN - Sahur bukan hanya sekadar makan sebelum berpuasa, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan keberkahan dan pahala tambahan. Meski tidak wajib, sahur sangat dianjurkan dalam Islam karena memiliki keutamaan tersendiri. Agar sahur lebih bermakna, ada beberapa sunnah yang bisa dilakukan untuk menambah keberkahan dalam ibadah puasa.
1. Mengakhirkan Sahur hingga Mendekati Waktu Subuh
Salah satu sunnah yang dianjurkan adalah menunda sahur hingga mendekati waktu fajar. Hal ini berdasarkan hadits dari Zaid bin Tsabit RA, ketika ditanya tentang jarak antara sahur Rasulullah dan azan subuh, ia menjawab, “Sekitar (waktu membaca) 50 ayat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Mengakhirkan sahur dapat membantu tubuh lebih kuat dalam menjalani puasa karena energi dari makanan lebih tahan lama.
2. Mengonsumsi Kurma sebagai Menu Sahur
Kurma adalah makanan yang dianjurkan untuk sahur karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan manfaatnya bagi tubuh. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik makanan sahur adalah tamr (kurma kering).” (HR. Abu Daud). Kurma mengandung gula alami yang memberikan energi instan, serat yang baik untuk pencernaan, serta berbagai vitamin dan mineral yang mendukung kesehatan selama puasa.
3. Memperbanyak Istighfar
Sahur merupakan waktu yang mustajab untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Firman Allah dalam Al-Quran menyebutkan bahwa orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang banyak beristighfar di waktu sahur (QS. Ali Imran: 17). Dengan memperbanyak istighfar, kita tidak hanya mendapatkan ampunan, tetapi juga ketenangan hati dalam menjalani ibadah puasa.
4. Memperbanyak Doa
Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda, “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir dan berfirman, ‘Barang siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barang siapa yang meminta sesuatu kepada-Ku, niscaya Aku beri. Dan barang siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.’” (HR. Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu, manfaatkan waktu sahur untuk memanjatkan doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun umat Islam secara keseluruhan.