PORTALBANTEN - Seragam kerja bukan hanya pelengkap, melainkan simbol budaya kerja dan identitas profesional. Inilah semangat baru yang diusung PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) lewat peluncuran seragam teknisi terbaru yang mulai diberlakukan secara nasional sejak 1 April 2025.
Di balik warna biru cerah dan desain ergonomis yang dikenakan para teknisi Suzuki Mobil, tersimpan pesan penting: membangun rasa bangga dalam bekerja dan menghadirkan energi positif dalam setiap layanan.
“Seragam ini adalah bentuk penguatan budaya kerja di internal kami,” ujar Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS. “Kami ingin para teknisi merasa dihargai, dilihat sebagai profesional sejati, dan itu dimulai dari bagaimana mereka tampil di depan pelanggan.”
Pembaruan seragam ini juga mencerminkan transformasi yang lebih dalam: Suzuki ingin menanamkan semangat baru yang menjadikan setiap interaksi di bengkel resmi sebagai pengalaman yang membangun kepercayaan.
Desain seragam terbaru dibuat dengan pertimbangan kenyamanan jangka panjang, sirkulasi udara yang baik, serta potongan yang mengikuti kebutuhan mobilitas teknisi di lapangan. Ini adalah upaya Suzuki untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Lebih dari sekadar tampilan, Suzuki memaknai seragam sebagai bentuk tanggung jawab kolektif. Ketika teknisi tampil rapi dan nyaman, pelanggan pun merasa lebih tenang dan yakin menyerahkan kendaraannya untuk dirawat.
Dengan teknisi yang percaya diri, bengkel resmi Suzuki menjadi tempat yang tidak hanya profesional tetapi juga menyenangkan bagi pelanggan. Hal ini penting untuk menjaga loyalitas dan meningkatkan kualitas hubungan antara pemilik kendaraan dan penyedia layanan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap layanan pelanggan, Suzuki juga terus membuka akses komunikasi dan pemesanan servis melalui saluran digital seperti Halo Suzuki, WhatsApp, dan situs resmi, demi menjangkau pelanggan dengan lebih mudah dan cepat.
Lewat semangat yang dimulai dari seragam baru ini, Suzuki menegaskan bahwa perbaikan kualitas layanan dimulai dari dalam, dari budaya kerja yang positif dan rasa bangga terhadap profesi.