PORTAL BANTEN - Di bulan Muharam yang penuh berkah ini, umat Islam disarankan untuk melaksanakan puasa sunnah Tasua pada tanggal 9 Muharam dan Asyura pada tanggal 10 Muharam. Puasa Asyura diyakini dapat menghapus dosa-dosa yang telah berlalu selama setahun.

Untuk tahun 2025, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan bahwa 1 Muharam 1447 H jatuh pada 27 Juni 2025. Sementara itu, Muhammadiyah merayakan 1 Muharam 1447 H pada 26 Juni 2025. Dengan demikian, tanggal puasa Tasua dan Asyura bagi pemerintah dan NU adalah sama, tetapi berbeda dengan Muhammadiyah.

Berikut adalah rincian jadwal puasa Tasua dan Asyura 2025:

Puasa Tasua: 8 Muharam (28 Juni 2025) dan Puasa Asyura: 9 Muharam (29 Juni 2025).

Dalam sebuah hadits sahih yang diriwayatkan oleh Muslim, Ibnu Abbas RA menyampaikan bahwa Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan menganjurkan sahabatnya untuk melakukannya. Ketika ditanya tentang hari tersebut yang diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani, Rasulullah SAW menjawab, "Pada tahun depan insya Allah, kita akan berpuasa pada hari ke sembilan (Muharam)." Namun, tahun itu tidak pernah tiba karena Rasulullah SAW wafat sebelum sempat melaksanakannya.

Hadits lain menyebutkan bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Nabi SAW bersabda, "Adapun puasa pada hari Asyura, aku memohon kepada Allah agar puasa tersebut bisa menghapus dosa setahun sebelumnya." (HR Muslim no 1162). Menurut Imam an-Nawawi, pengampunan yang dimaksud adalah untuk dosa kecil, atau setidaknya memberikan keringanan atas dosa besar.

Untuk melaksanakan puasa ini, berikut adalah niat yang dapat dibaca:

1. Niat Puasa Tasua: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى (Aku berniat puasa sunnah Tasu'a esok hari karena Allah SWT).

2. Niat Puasa Asyura: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُورَاء لِلهِ تَعَالَى (Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT).