PORTALBANTEN - Usai merayakan Lebaran dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera, tak jarang tubuh merasa ‘berat’ akibat konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan karbohidrat. Untuk itu, Ari Sumarto Taslim, praktisi gaya hidup sehat dan pemerhati pangan alami, mendorong masyarakat untuk kembali menyeimbangkan pola makan dengan menerapkan detoks alami pasca Lebaran.

Menurut Ari, detoks tidak harus rumit atau mahal. Yang terpenting adalah memberi jeda pada tubuh dari makanan olahan dan beralih ke makanan segar yang kaya nutrisi.

1. Awali hari dengan air hangat dan perasan lemon  
Satu gelas air hangat dengan perasan setengah buah lemon di pagi hari membantu merangsang sistem pencernaan dan mendukung fungsi hati dalam membuang racun.

2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah segar  
Sayuran seperti bayam, brokoli, dan wortel dapat diolah menjadi tumisan ringan tanpa banyak minyak. Sementara buah seperti pepaya, apel, dan semangka sangat baik untuk membantu sistem pencernaan kembali lancar.

3. Ganti gorengan dengan sumber protein sehat  
Coba kurangi daging bersantan dan gorengan. Ganti dengan ikan kukus, tahu rebus, atau tempe bakar. Protein nabati membantu regenerasi sel tubuh tanpa membebani organ pencernaan.

4. Minum air yang cukup dan batasi gula tambahan  
Setelah hari-hari penuh sirup dan kue kering, Ari menyarankan untuk membiasakan kembali minum 8 sampai 10 gelas air putih sehari. Jika ingin rasa, infused water dengan irisan mentimun atau jeruk nipis bisa menjadi alternatif.

5. Jadwalkan waktu puasa ringan (intermittent fasting)  
Bagi yang merasa cocok, intermittent fasting selama 12 sampai 16 jam bisa membantu tubuh memulihkan metabolisme dan membakar kelebihan kalori yang tertimbun saat Lebaran.

Pasca Lebaran adalah momentum tepat untuk kembali ke pola makan yang lebih bersih. Jangan langsung diet ketat, cukup detoks pelan-pelan dan konsisten, ujar Ari.

Dengan menerapkan pola makan sehat ini, tubuh bukan hanya terasa lebih ringan, tetapi juga kembali berenergi untuk menjalani rutinitas pasca-libur Lebaran.*