PORTALBANTEN.NET – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengintensifkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir dengan menggencarkan pembangunan tandon air di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah untuk mengurangi genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan.
Pembangunan tandon air tersebut difungsikan sebagai tempat penampungan sementara air hujan sebelum dialirkan ke saluran pembuangan utama. Dengan sistem ini, debit air yang masuk ke saluran drainase dapat dikendalikan sehingga mengurangi risiko luapan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah Effendi, menjelaskan bahwa pembangunan tandon air telah dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan dan akan terus diperluas.
“Kami sudah melakukan pembangunan tandon air di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang, seperti di Curug dan Tigaraksa. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi genangan air saat hujan,” ujar Iwan, Senin (20/4/2026).
Selain pembangunan tandon, pemerintah daerah juga melakukan normalisasi saluran air serta peningkatan sistem drainase guna mendukung efektivitas pengendalian banjir. Normalisasi tersebut mencakup pengerukan sedimentasi, pembersihan sampah, hingga pelebaran badan sungai.
“Normalisasi sungai kami lakukan secara rutin agar aliran air tetap lancar. Ini penting untuk mendukung kinerja tandon dan drainase,” tambahnya.
Upaya tersebut juga difokuskan pada peningkatan kapasitas tampung Sungai Cirarab, yang selama ini menjadi salah satu titik rawan luapan air saat curah hujan tinggi.
Pemerintah Kabupaten Tangerang turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting agar sistem pengendalian banjir yang dibangun dapat berfungsi optimal.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan risiko genangan air saat hujan deras dapat diminimalisir, sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu dan kualitas lingkungan semakin membaik.