PORTALBANTEN — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya membangun ekosistem desa yang mandiri dan produktif sebagai fondasi menuju Indonesia Emas. Komitmen ini ditunjukkannya melalui dukungan terhadap percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dan program beasiswa sarjana penggerak desa, yang dipadukan dalam kebijakan bantuan keuangan desa sebesar Rp100 juta.
Dalam Rapat Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih dan Pencanangan Desa Ekspor Provinsi Banten yang digelar di Desa Kertasana, Kabupaten Pandeglang, Andra menekankan bahwa pendekatan holistik menjadi kunci pembangunan desa ke depan.
“Kami tidak hanya menyalurkan bantuan keuangan untuk koperasi, tetapi juga mengikatnya dengan program beasiswa untuk anak-anak desa dari keluarga kurang mampu. Mereka akan kami dorong menjadi sarjana yang kelak kembali membangun desanya sendiri,” ujar Andra.
Program beasiswa ini ditujukan untuk mencetak generasi muda dengan keahlian di bidang-bidang strategis seperti pertanian, perikanan, kelautan, dan bisnis digital. Mereka nantinya diharapkan menjadi agen perubahan yang memahami kebutuhan lokal sekaligus mampu membawa inovasi ke tingkat desa.
Menurut Andra, dengan 80 persen wilayah Banten berada di kawasan pedesaan, program Koperasi Desa Merah Putih sangat relevan untuk memperkuat ekonomi rakyat. “Banten siap menjadi percontohan pelaksanaan Asta Cita keenam Presiden Prabowo, yaitu membangun ekonomi dari desa,” tegasnya.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang turut hadir, menambahkan bahwa koperasi akan menjadi simpul utama dalam membangun ekonomi desa, menggantikan peran tengkulak dan rantai distribusi panjang yang selama ini merugikan petani dan nelayan. “Ekonomi desa harus dibangun lewat sistem koperasi. Ini perintah langsung dari Presiden,” katanya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan peninjauan desa ekspor ikan mas koki binaan BUMDes Karya Bersama, serta peluncuran program Indonesia Menanam melalui budidaya padi.
Melalui langkah sinergis antara pemberdayaan ekonomi dan investasi pada sumber daya manusia, Andra Soni berharap desa-desa di Banten tak hanya maju secara infrastruktur, tapi juga mampu mandiri dan menciptakan nilai tambah ekonomi dari dalam.*