PORTALBANTEN.NET – Ikatan Keluarga Batak Muslim (IKABAMUS) Provinsi Banten menggelar acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M dengan tema “Merajut Kebersamaan Demi Menggapai Ridha Illahi” di Gedung Islamic Center, Kota Cilegon, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh mantan Wakil Presiden RI ke-13 Ma'ruf Amin, Gubernur Banten Andra Soni, anggota DPRD Banten Dede Rohana Putra, serta jajaran pengurus dan anggota IKABAMUS se-Provinsi Banten.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sambutan tokoh nasional dan daerah, pertunjukan seni budaya Batak seperti tari tor-tor, santunan kepada 50 anak yatim, hingga pembagian doorprize menarik bagi peserta.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasinya terhadap peran IKABAMUS dalam menjaga persatuan serta mempererat kebersamaan masyarakat perantauan, khususnya warga Batak Muslim di Banten.
“Ini merupakan kali kedua saya menghadiri acara halal bihalal IKABAMUS. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu mempersatukan warga perantauan dari tanah Batak yang beragama Islam dan telah lama menetap di Banten, bahkan sejak sebelum provinsi ini terbentuk,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan warga Batak Muslim tidak hanya memperkaya keberagaman, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan di berbagai sektor. Ia menilai semangat kebersamaan yang dibangun IKABAMUS menjadi modal sosial penting dalam mendukung kemajuan daerah.
“Saya berharap kontribusi mereka semakin nyata dan bermanfaat bagi masyarakat luas, serta dapat berperan aktif dalam memperkuat persatuan dan pembangunan di Provinsi Banten,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IKABAMUS Provinsi Banten, Edison Sitorus, menegaskan bahwa halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya di tengah keberagaman.
“Momentum ini menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan antar sesama. Di sisi lain, kami juga ingin memperkenalkan budaya Batak kepada generasi muda, termasuk mereka yang lahir dari pernikahan lintas daerah, agar tetap memahami nilai-nilai adat dan tata krama,” ujarnya.