PORTALBANTEN – Humas Polri kini tidak lagi sekadar pelengkap dalam institusi kepolisian. Lewat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2025 yang resmi dibuka di Akademi Kepolisian Semarang, Selasa (6/5), Divisi Humas menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam membangun komunikasi publik yang kuat dan transparan.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho dalam sambutannya menekankan bahwa tugas kehumasan tidak berhenti pada peliputan kejadian, melainkan mencakup seluruh siklus komunikasi: sebelum, saat, dan setelah peristiwa terjadi. “Ini penting agar publik mendapat gambaran utuh, bukan potongan informasi yang bisa menyesatkan,” tegasnya.

Rakernis yang bertemakan “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi ruang strategis untuk konsolidasi. Menurut Irjen Sandi, penguatan komunikasi publik bukan hanya arahan teknis, tapi merupakan pilar dalam mendukung transformasi Polri menuju institusi modern yang dipercaya masyarakat.

Sebagai bentuk pengakuan atas peran vital tersebut, Divhumas Polri menyematkan gelar Warga Kehormatan kepada tiga pejabat tinggi yang dinilai memiliki dedikasi dalam mendukung fungsi kehumasan, termasuk Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.

Bukti nyata efektivitas peran Humas terlihat dalam keberhasilan Operasi Ketupat 2025. Angka kecelakaan menurun drastis, dan apresiasi publik melonjak. “Survei menunjukkan 93,3% masyarakat puas terhadap penyebaran informasi yang kami lakukan. Ini kerja keras bersama seluruh jajaran Humas di daerah,” tambah Irjen Sandi.

Rakernis ini juga menjadi tindak lanjut atas arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam Rakernis Gabungan sebelumnya, yang menekankan sinergi antardivisi dalam transformasi digital, pelayanan hukum, dan penguatan komunikasi publik.

Melalui booth-booth inovatif dari berbagai biro, Rakernis membuktikan bahwa Humas Polri sedang bergerak maju dari fungsi administratif menjadi kekuatan strategis dalam membangun citra dan kepercayaan terhadap institusi.

Dengan semangat menuju Indonesia Emas 2045, Humas Polri menegaskan posisinya sebagai kanal utama yang menghubungkan institusi Polri dan masyarakat bukan hanya menyampaikan, tapi juga membentuk persepsi positif dan optimisme publik.*