PORTALBANTEN – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) tak hanya bersiap secara taktis, tetapi juga membangun pendekatan sosial melalui strategi “cooling system” yang menekankan pentingnya komunikasi dan pencegahan konflik sejak dini.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan aparat keamanan dari sekadar penjaga ketertiban menjadi mitra aktif dalam menjaga harmoni sosial. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya memilih jalur dialog untuk meredam potensi gesekan saat momentum May Day.

“Kami melihat pentingnya membangun relasi yang sehat antara kepolisian, buruh, dan masyarakat. May Day seharusnya jadi perayaan yang memperkuat solidaritas, bukan menambah sekat,” ujar Kombes Hendra, Selasa (29/4/2025).

Polda Jabar sudah melakukan serangkaian pertemuan dan koordinasi dengan perwakilan serikat buruh di berbagai wilayah Jawa Barat. Upaya ini disebut sebagai bentuk nyata strategi cooling system, yakni menciptakan situasi sejuk di tengah dinamika sosial yang biasanya meningkat menjelang Hari Buruh.

Bukan hanya itu, upaya antisipasi juga dilakukan di ruang digital. Polda Jabar mengingatkan publik untuk lebih bijak dalam menyikapi arus informasi dan tidak mudah mempercayai hoaks yang berpotensi memicu ketegangan.

“Isu-isu sensitif mudah berkembang di media sosial. Kami mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, apalagi yang berbau provokatif,” tegas Hendra.

Meski telah menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik strategis, pendekatan aparat tetap bersifat preventif dan edukatif, bukan represif. Tujuannya, menciptakan ruang aman bagi buruh dalam menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu ketertiban umum.

Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa dalam menjaga stabilitas sosial, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama. Polda Jabar berharap, peringatan Hari Buruh kali ini bisa menjadi contoh bagaimana demokrasi dan keamanan bisa berjalan beriringan.*