PORTAL BANTEN - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kini tengah mempercepat pembangunan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikenal dengan nama SPPG Plus. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan gizi yang diberikan tidak hanya higienis, tetapi juga aman dan tepat sasaran.
Komitmen kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri PU Dody Hanggodo.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa SPPG Plus dibangun dengan standar higienis yang sangat tinggi. Fasilitas sanitasi yang lengkap, sistem keamanan bangunan, serta perlindungan terhadap kebakaran dan bencana menjadi prioritas utama dalam pembangunan ini.
“Pembangunan SPPG Plus dirancang dengan standar higienis dan keselamatan tertinggi. Semua fasilitas dipastikan memenuhi syarat struktur bangunan, sanitasi, dan keamanan,” kata Dody, Senin (23 Oktober 2023).
Melalui Keputusan Menteri PU Nomor 628 Tahun 2025, pemerintah telah menetapkan prototipe nasional sebagai acuan teknis untuk dapur MBG yang efisien, aman, dan mudah direplikasi. Saat ini, tiga SPPG percontohan telah selesai dibangun di Jambi, Banjar, dan Kebumen.
Berdasarkan survei yang dilakukan bersama BGN dan Kemendagri, terdapat 1.314 lokasi potensial untuk pembangunan SPPG. Dari jumlah tersebut, 806 lokasi dinyatakan siap untuk dibangun, di mana 542 titik berada di bawah pengelolaan BGN, sementara 264 titik akan ditangani oleh Kementerian PU, termasuk 11 lokasi di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Pembangunan dapur MBG ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja lokal, memperkuat rantai pasok pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Langkah ini sejalan dengan Visi Kebijakan PU 608 yang menargetkan ICOR di bawah 6, kemiskinan 0 persen, dan pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Kepala BGN Dadan Hindayana juga menyampaikan apresiasi atas dukungan multisektor dalam pembangunan SPPG Plus. Ia optimis bahwa dapur MBG yang lebih terstandar akan mempercepat pemenuhan target program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.