PORTALBANTEN.NET – Ketua BPPKB DPAC Sukadiri, H. Sayafei, menegaskan bahwa pihaknya tidak mentoleransi anggota yang terlibat ataupun membekingi peredaran obat-obatan terlarang seperti Hexymer dan Tramadol. Ia memastikan, apabila ditemukan anggota yang terbukti terlibat, maka akan langsung diberikan sanksi tegas hingga dikeluarkan dari keanggotaan organisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya pemberitaan yang menyebut oknum anggota ormas membekingi peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Mauk dan sekitarnya. Menurut H. Sayafei, tindakan tersebut bertentangan dengan visi dan misi organisasi.

“Kalau memang ada anggota yang terbukti backup peredaran Hexymer, Tramadol ataupun kegiatan mata elang yang meresahkan masyarakat, kami tidak akan segan mengeluarkan dari keanggotaan,” tegasnya.

Ia juga menilai obat-obatan seperti Hexymer dan Tramadol sangat berbahaya, terutama bagi kalangan remaja dan generasi muda. Karena itu, dirinya meminta seluruh anggota BPPKB untuk menjaga nama baik organisasi dan tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.

Selain itu, H. Sayafei meminta kepada insan pers agar lebih teliti sebelum mencantumkan nama organisasi dalam sebuah pemberitaan. Menurutnya, perlu dipastikan terlebih dahulu apakah oknum yang disebut benar-benar anggota resmi BPPKB atau hanya mengaku-ngaku.

“Sebaiknya dicek dulu keabsahan legalitasnya, seperti KTA dan kepengurusannya. Karena setiap wilayah memiliki posko dan struktur organisasi masing-masing. Bisa juga langsung konfirmasi ke ketua DPC agar informasinya jelas,” ujarnya.

Diketahui, Ormas BPPKB Banten (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten) merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial, advokasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam menjalankan fungsinya, BPPKB juga aktif memberikan penyuluhan hukum melalui LBH, membantu penyelesaian persoalan masyarakat, serta berperan dalam kegiatan sosial dan ketenagakerjaan.

Dengan semboyan “Sakit Satu Sakit Semua”, organisasi tersebut mengaku berkomitmen menjaga solidaritas anggota sekaligus mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif di tengah masyarakat.