PORTAL BANTEN - Banyak yang mengakui kalo album Pandawa Lima adalah karya yang paling beda dari rilisan lagu-lagu Dewa 19 lainnya. Bisa dinilai juga dari segi unsur musiknya, sehingga banyak banget kan lagu-lagu di album tersebut yang populer banget di kalangan pendengar musik tanah air.

Hal itu juga turut diakui oleh Ari Lasso, yang mana vokalis pertama Dewa 19 itu menyebutkan kalo lagu-lagu di album keempat grup rock besutan Ahmad Dhani itu bisa dibilang mendahului zamannya.

“Lagu-lagunya satu album itu enak. Memang belum tentu semua satu album itu hits, tapi kita merasa bahwa lagu-lagu itu mendahului zamannya,” ungkap Ari lewat channel Yo**ube Video Legend.

Kenapa bisa begitu? Karena bagi penyanyi kelahiran Madiun itu album Pandawa Lima itu punya lagu-lagu yang sederhana, mudah didengarkan, tapi cukup rumit aransemennya.

“Ada unsur-unsur alternative kental, tapi beberapa interlude-nya Dhani itu ngisinya sangat jazz,” imbuhnya.

Nah, di saat itu Ari menyebutkan kalo ada satu lagu di album tersebut yang ternyata ada unsur musik Jerman-nya, yaitu lagu berjudul ‘Suara Alam’. Bahkan diungkapkan pula sebuah fakta, bahwa gitar di dalam lagu itu nggak diisi oleh Andra Ramadhan, melainkan gitaris dari Jerman waktu proses mixing-nya.

“Dan ada beberapa juga yang ternyata suaranya tak pikir selama ini dari keyboard, tapi berasal dari alat musik beneran, suara alat musik tradisional Jerman,” pungkasnya.

Ari juga sempat mengkonfirmasi hal itu kepada Dhani dalam percakapan tersebut, mempertanyakan nama alat musiknya apa.

Namun, jawaban Dhani nggak cukup menjawab sih sob, “Katanya ‘Nggak ro aku’ (nggak tau aku). Jadi itu ya nama alat musik tradisional Jerman-nya, alat musik ‘nggak ro aku’,” ucapnya bercanda.