PORTALBANTEN - Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban utama dalam Islam yang harus ditunaikan setiap muslim menjelang Idul Fitri. Zakat ini tidak hanya berfungsi sebagai penyucian diri setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial agar mereka yang kurang mampu dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan sejak sepuluh hari terakhir Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Hal ini bertujuan agar zakat dapat segera didistribusikan kepada fakir miskin, sehingga mereka bisa menikmati makanan yang layak pada hari kemenangan.
Cara dan Doa Pembayaran Zakat
Zakat fitrah dapat ditunaikan melalui lembaga amil zakat, masjid, atau diberikan langsung kepada yang berhak menerima. Saat menyerahkan zakat, dianjurkan untuk membaca niat dan doa, baik ketika membayar sendiri maupun ketika diwakilkan oleh panitia zakat.
Berikut adalah doa setelah menyerahkan zakat fitrah:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكاَةَ اْلفطر عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًالِلهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an nafsî fardhan lillâhi ta’âlâ.
Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an zaujatî fardhan lillâhi ta’âlâ.
Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakâtal fithri ‘an waladî (sebutkan nama) fardhan lillâhi ta’âlâ.
Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”