PORTALBANTEN – Menjelang pertengahan tahun, antusiasme masyarakat desa kembali membuncah menanti dibukanya rekrutmen Pendamping Desa tahun 2025. Meski belum ada pengumuman resmi, posisi ini tetap menjadi incaran banyak warga desa maupun tenaga profesional muda yang ingin menjadi bagian dari pembangunan akar rumput Indonesia.
Pendamping Desa adalah jabatan profesional yang memiliki mandat jelas, membantu pemerintah desa dan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi berbagai program pembangunan desa.
Di tengah transformasi digital dan meningkatnya kemandirian desa, posisi Pendamping Desa makin krusial. Mereka menjadi penghubung antara program pusat dan dinamika lokal, sekaligus pendamping teknis di lapangan.
“Pendamping Desa bukan hanya pembimbing administratif. Mereka mitra strategis bagi kepala desa dan masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan berbasis kebutuhan lokal,” ungkap Ari, salah satu pengamat kebijakan desa.
Program ini berada di bawah koordinasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Status kerja bersifat kontrak dengan evaluasi tahunan yang ketat. Meski demikian, minat terhadap posisi ini tetap tinggi karena menyentuh aspek sosial sekaligus membuka ruang pengabdian langsung di akar masyarakat.
Meski begitu, diketahui, banyak juga Pendamping Desa membawahi dua atau tiga Desa di wilayah kerjanya.
Akses Portal Resmi:
Bagi calon pelamar, informasi rekrutmen resmi untuk Pendamping Desa akan diumumkan melalui:
- Website utama Kemendesa: [https://kemendesa.go.id]
- Sistem Informasi Desa (SID): [https://sid.kemendesa.go.id/village-assistant]