PORTALBANTEN – PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara berhasil menuntaskan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang dilaksanakan oleh Tim Bintek Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri. Rangkaian kegiatan tersebut resmi ditutup di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (19/12/2025).
Ketua Tim Bintek Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Mirzal Alwi, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini bertujuan untuk memastikan sistem pengamanan di wilayah operasional PT Antam telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan regulasi pengamanan objek vital nasional.
“Bintek ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memperkuat standar pengamanan Obvitnas, khususnya pada sektor industri strategis seperti pertambangan,” ujar Kombes Pol Mirzal Alwi dalam paparannya.
Berdasarkan hasil audit lapangan serta telaah dokumen yang dilakukan oleh tim auditor profesional, implementasi SMP di PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara menunjukkan capaian yang sangat baik. Skor akhir penilaian tercatat sebesar 86,04 persen, menandakan sistem pengamanan telah berjalan efektif dan terstruktur.
“Dari seluruh kriteria yang dinilai, tidak ditemukan satu pun kriteria dengan nilai nol. Ini menunjukkan bahwa sistem pengamanan yang diterapkan telah berada pada jalur yang tepat dan memenuhi standar protokol pengamanan Obvitnas,” jelas Kombes Pol Mirzal Alwi dalam laporannya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.
General Manager PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, Eko Aditya, menyambut positif hasil tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat aspek keamanan sebagai bagian penting dari keberlanjutan operasional pertambangan.
“Pendampingan dan bimbingan dari Baharkam Polri sangat krusial bagi kami. Capaian skor 86,04 persen ini menjadi motivasi untuk terus menyempurnakan sistem manajemen pengamanan di seluruh area operasional,” ujar Eko Aditya.
Ia menambahkan bahwa keamanan bukan hanya menjadi kewajiban regulatif, tetapi juga fondasi utama dalam menjaga kelancaran produksi serta keselamatan seluruh pekerja dan aset perusahaan.
Penutupan kegiatan Bintek ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Hasil Bintek. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pembina Baharkam Polri Susi Novi Andriyani, S.E., serta tim auditor profesional yang terdiri dari M. Roy Kusumawardhana, Drs. Sukarto, dan Jemmy Rosdiantoro.