PORTALBANTEN — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Wartawan Online (IWO) 2025 berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di Grand Cemara, Menteng, Jakarta, pada 22–23 Oktober 2025. Di tengah semangat kebersamaan, sebuah momen istimewa terjadi ketika Ketua IWO Bogor, Brodin, memberikan kenang-kenangan kepada Ketua IWO Soppeng, Sulawesi Selatan, Andi Mull Makmun, beserta jajarannya.
Pemberian kenang-kenangan ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol persahabatan yang telah terjalin lama antara dua pengurus daerah IWO.
"Sahabat saya, Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, sejak Mubes IWO di Jakarta tahun 2017 lalu hingga saat ini, sering berkomunikasi aktif," kata Brodin usai acara.
Brodin menegaskan bahwa jarak bukanlah penghalang bagi para jurnalis untuk tetap solid dan bersinergi. Dengan kemajuan teknologi digital, komunikasi antar daerah menjadi lebih mudah. "Jarak ribuan kilometer tak jadi masalah. Dengan teknologi, kami bisa terus saling berkoordinasi dan bertukar informasi," tuturnya.
Pertemuan langsung antara Brodin dan Andi terjadi di sela-sela Rakernas yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas), Otto Hasibuan. Dalam sambutannya, Otto menekankan pentingnya peran media dalam menjaga demokrasi dan memperkuat kepemimpinan nasional di era digital.
"Pers itu independen, tapi kebebasan harus sejalan dengan tanggung jawab, etika, dan hukum," ujar Otto. Ia juga menambahkan bahwa media online kini menjadi ujung tombak dalam mencerdaskan masyarakat serta memperkuat tatanan demokrasi yang sehat.
Rakernas IWO 2025 mengusung tema besar "Adaptasi Kekuatan Digital, Perkuat Kepemimpinan." Kegiatan ini dihadiri oleh 33 Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Wilayah (PW) IWO dari seluruh Indonesia, berkumpul untuk menyamakan langkah menghadapi tantangan jurnalisme digital yang terus berkembang.
Bagi Brodin, Rakernas bukan hanya forum diskusi organisasi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarjurnalis di seluruh Nusantara.
"Persahabatan kami menjadi bukti bahwa semangat jurnalis di IWO tidak hanya sebatas kegiatan jurnalistik, tetapi juga persaudaraan dan kebersamaan lintas daerah," ungkap jurnalis dari PRMN Grup ini.