PORTALBANTEN – Ratusan massa dari Majelis Ukhuwah Bogor Raya menggelar Aksi Bela Palestina di halaman Tugu Kujang, Kota Bogor, pada Jumat (21/3/2025). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza yang kembali menjadi korban serangan brutal Israel.
Koordinator aksi, Ustaz Abdul Qodir Nurhasan, menegaskan bahwa Israel telah kembali melanggar perjanjian gencatan senjata dan melanjutkan genosida terhadap warga Gaza.
"Serangan baru sejak Selasa kemarin telah menewaskan lebih dari 500 orang dan melukai lebih dari 700 lainnya. Mayoritas korban adalah anak-anak dan wanita. Secara total, lebih dari 49.600 warga Palestina telah gugur syahid sejak 7 Oktober 2023, sementara sekitar 113.000 lainnya terluka," ungkapnya.
Dalam pernyataan sikapnya, Majelis Ukhuwah Bogor Raya mengecam agresi militer Israel yang didukung oleh Amerika Serikat serta penyerangan yang terus berlangsung di Tepi Barat, termasuk penodaan terhadap Masjidil Aqsha.
Tuntutan: Hentikan Genosida, Buka Akses Bantuan
Dalam aksi ini, Majelis Ukhuwah Bogor Raya menyampaikan beberapa tuntutan utama:
- Buka akses perbatasan Gaza agar bantuan kemanusiaan segera masuk untuk menolong warga yang kehilangan tempat tinggal, makanan, obat-obatan, dan fasilitas dasar lainnya.
- Mendesak lembaga internasional seperti ICJ (International Court of Justice), ICC (International Criminal Court), dan PBB untuk segera mengambil tindakan nyata menghukum Israel, mengeluarkan Israel dari keanggotaan PBB, serta menangkap Benjamin Netanyahu sebagai penjahat perang.
- Menyerukan kepada Pemerintah Indonesia, Liga Arab, dan OKI untuk mengambil langkah konkret menghentikan kejahatan genosida Israel dan membantu rekonstruksi Gaza.
- Mendukung keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia VII di Bangka Belitung pada Mei 2024, yang mengusulkan agar Indonesia memprakarsai bantuan militer bersama negara-negara lain guna menghentikan kekejaman Israel.
"Menghentikan kebiadaban tentara Israel tidak bisa hanya dengan kata-kata, tetapi harus dengan tindakan nyata, termasuk langkah militer," tegas Ustaz Abdul Qodir.
Di akhir aksi, Majelis Ukhuwah Bogor Raya mengajak seluruh umat Islam untuk menjalin persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta terus mendoakan dan memberikan bantuan bagi Palestina.