PORTALBANTEN — Perayaan Hari Raya Natal 2025 yang jatuh pada 25 Desember turut dirasakan oleh warga binaan beragama Nasrani di Rutan Kelas I Tangerang. Dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Kitab Matius 1:21–24, perayaan Natal tahun ini menjadi momentum penguatan iman dan pengharapan bagi para warga binaan.
Selain ibadah perayaan, warga binaan Nasrani juga menerima Remisi Khusus (RK I) Natal sebagai bentuk penghargaan negara atas perilaku baik serta kesungguhan mereka mengikuti program pembinaan. Pemberian remisi ini didasarkan pada Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor PAS-2239 dan 2241.PK.05.03 Tahun 2025 tentang Remisi Khusus Natal Tahun 2025.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 32 warga binaan Nasrani di Rutan Kelas I Tangerang, terdiri dari 15 orang tahanan dan 17 orang narapidana. Dari jumlah tersebut, 17 narapidana diusulkan dan memperoleh Remisi Khusus Natal (RK I) dengan besaran pengurangan masa pidana mulai dari 14 hari hingga 3 bulan. Sementara itu, 15 tahanan belum dapat diusulkan menerima remisi karena masih dalam proses persidangan dan belum berkekuatan hukum tetap.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Natal merupakan momen untuk memperdalam pemahaman iman, menumbuhkan kedamaian, serta merayakan kasih Allah melalui kelahiran Yesus Kristus.
Irhamuddin juga memberikan pesan khusus kepada para penerima remisi.
“Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada narapidana dan anak binaan yang mendapatkan Remisi Khusus dan pengurangan masa pidana kali ini. Saya berharap Saudara dapat menunjukkan perubahan perilaku yang semakin baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta menyiapkan diri kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Melalui momentum Natal dan pemberian remisi ini, Rutan Kelas I Tangerang berharap para warga binaan semakin termotivasi memperbaiki diri, memperkuat nilai spiritual, serta siap kembali berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat. (Agi)