PORTALBANTEN -- Presenter terkenal, Ruben Onsu, kini berada di tengah sorotan setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan ini berkaitan dengan laporan yang dia ajukan mengenai dugaan fitnah dan bullying yang menimpa putrinya, Thalia Putri Onsu.
Ruben, yang dikenal sebagai aktor dan presenter, menghadapi kasus pencemaran nama baik yang melibatkan akun media sosial. Thalia, putri pertamanya dengan artis Sarwendah, menjadi sasaran fitnah dari akun TikTok dan Instagram bernama @vina.run.
Akun tersebut menyebarkan informasi palsu yang menyatakan bahwa Thalia bukanlah anak kandung Ruben, melainkan hasil hubungan Sarwendah dengan pria lain, Paulus Pinontoan Tirajoh. Merasa dirugikan, Ruben Onsu mengambil langkah hukum dengan melaporkan pemilik akun tersebut.
Akibat laporan itu, Ruben dipanggil oleh pihak kepolisian. Ia hadir didampingi oleh tim kuasa hukumnya, Minola Sebayang, dengan status sebagai saksi pelapor atau saksi korban. Setelah menjalani pemeriksaan, Ruben mengungkapkan bahwa ia telah menjawab sekitar 10 pertanyaan terkait dugaan bullying dan penghinaan terhadap putrinya.
"Ada sekitar 10 pertanyaan seputar kejadian dugaan bully dan penghinaan Putrinya. Semua bisa dijawab Ruben," kata Minola Sebayang di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.
Minola menambahkan bahwa Ruben memberikan keterangan yang dapat membuktikan bahwa kejadian tersebut benar adanya. "Itu poin pentingnya bagaimana Ruben membuktikan kejadian itu benar adanya. Jadi tadi dia kasih keterangan, sekaligus bawa saksi," ucapnya.
Ruben juga memastikan bahwa ia membawa bukti untuk memperkuat laporannya. "Sekalian tadi kasih bukti yang kami bawa. Kalau bukti apanya, sudah diserahkan ke penyidik, salah satunya capture unggahan akun itu ke anak saya," jelas Ruben.
Sejak melaporkan kasus ini, Ruben mengaku tidak ada itikad baik dari terlapor, akun @vina.run. "Gak ada komunikasi dan kalau maafkan, saya maafkan. Tapi lanjut terus," tegas Ruben.
Ruben sebelumnya telah memberikan kesempatan kepada akun tersebut untuk menunjukkan itikad baik, namun hal itu tidak diindahkan. "Saya gak pakai proses gimana gimana, ikuti aja prosedurnya dengan bawa bukti kuat yang saya punya. Kalau identitas, biar polisi yang cari," ujarnya.