PORTALBANTEN - Inilah sosok Rizka Nurjannah, satu dari tujuh korban tewas saat kapal karam di Bengkulu.
Padahal wanita yang berprofesi sebagai fisioterapis tersebut berniat pergi liburan.
Satu dari tujuh korban tewas dalam insiden kapal wisatawan Pulau Tikus yang karam di perairan Malabro, Provinsi Bengkulu pada Minggu sore (11/5/2025) adalah Rizka Nurjannah (28 tahun) warga di Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Dari informasi diperoleh, Rizka Nurjanah adalah seorang fisioterapis di Rumah Sakit Ar Bunda Lubuklinggau.
Meski bekerja di Lubuklinggau, namun Rizka bukan warga asli dari sana, melainkan berasal dari Kelurahan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Baca juga: Gerbang Tol Kisaran Mengalami Peningkatan Volume Kendaraan 22 Persen di Momen Libur Waisak
Humas Rumah Sakit Ar Bunda Lubuklinggau, Ferry membenarkan bila Rizka Nurjanah merupakan pegawai rumah sakit Ar Bunda Lubuklinggau.
"Ya benar (pegawai rumah sakit), informasinya yang kami dapatkan begitu (meninggal dunia perahu tenggelam),"
Feri mengungkapkan bila korban sedang liburan, namun untuk kronologis lengkapnya ia belum mengetahui secara pasti.