PORTALBANTEN - Adakalanya teror dan tekanan dari debt collector pinjol kerap membuat nasabah merasa terpojok dan kehilangan kendali. Padahal, ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk membalas chat debt collector pinjol dengan tepat tanpa menyalahi hukum dan hak sebagai konsumen.

Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ambil agar tetap aman dan tidak semakin terintimidasi oleh pinjol:

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika menerima pesan dari debt collector pinjol adalah tetap tenang dan tidak panik. Ancaman atau intimidasi melalui chat bisa membuat Anda emosional, namun membalas dengan kemarahan justru bisa memperkeruh suasana.

Penting untuk diingat bahwa Anda memiliki hak sebagai nasabah dan dilindungi oleh aturan yang berlaku.

Jika Anda memang tidak pernah melakukan pinjaman online, Anda berhak menolak penagihan tersebut dan melaporkannya kepada pihak berwenang. Jika Anda pernah meminjam, pastikan mengecek status utang terlebih dahulu sebelum merespons.

2. Minta Bukti Tagihan Utang Secara Jelas

Sebelum membalas dengan janji pembayaran atau bentuk komunikasi lainnya, minta debt collector untuk menunjukkan bukti tagihan secara jelas. Bukti ini meliputi jumlah pokok pinjaman, bunga, denda, serta tanggal jatuh tempo.

Jika debt collector tidak bisa memberikan bukti yang valid, Anda tidak memiliki kewajiban untuk membayar atau menanggapi lebih lanjut. Anda juga berhak meminta identitas debt collector serta nama perusahaan yang mereka wakili.

Jika mereka tidak bisa menunjukkan dokumen resmi, Anda patut waspada.