PORTAL BANTEN - Nasib AAP (17), seorang siswa SMA asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sempat menjadi sorotan publik setelah ketahuan mencuri pisang demi adiknya, kini mengalami perubahan positif. AAP yang sebelumnya diarak oleh warga, kini mendapatkan pertolongan dari berbagai pihak, termasuk Polsek Tlogowungu dan pendakwah Gus Miftah.
Usai mencuri pisang, Polsek Tlogowungu mengangkat AAP sebagai anak asuh mereka, dengan tujuan memberikan bimbingan dan membantu masa depannya. Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan pendidikan untuk AAP agar ia dapat terus bersekolah. Selain itu, AAP juga diberikan pekerjaan di Polsek Tlogowungu untuk membantu kebersihan dan mendapatkan penghasilan.
"Kami ingin membantu mereka keluar dari kesulitan. Atas petunjuk dari Pak Kapolresta Pati, adik AAP kami jadikan anak asuh dan kami bantu sekolahnya. Sementara AAP kami beri kesempatan untuk membantu di Polsek agar mendapatkan penghasilan," ujar Kapolsek seperti dikutip dari laman resmi Polres Pati.
Bantuan juga datang dari Gus Miftah, seorang pendakwah terkenal, yang merasa terpanggil setelah mendengar kisah AAP. Melalui perwakilannya, Dwi Yudha Danu, Gus Miftah mengutus tim dari Pondok Pesantren Ora Aji untuk memberikan bantuan kepada AAP dan adiknya. Gus Miftah menilai bahwa apa yang dialami AAP adalah cerminan dari realitas sosial yang memprihatinkan.
"Saya terpanggil hati melihat video viral itu. Anak piatu mencuri demi hidup adiknya adalah cermin realitas yang memilukan. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi di negeri ini," ujar Yudha.
Kini, dengan adanya bantuan dari Polsek Tlogowungu dan Gus Miftah, diharapkan AAP dapat memiliki masa depan yang lebih baik dan keluar dari kesulitan yang selama ini ia hadapi.*