PORTALBANTEN -- Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengunjungi rumah duka almarhum Agus Haris Mulyana, seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, pada Senin (11/8/2025).
Kedatangan Dedie didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, Asisten Perencanaan dan Pembangunan Pemkot Bogor, Hanafi, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Pemkot Bogor, Abdul Wahid, bersama unsur Muspika setempat. Kehadiran mereka merupakan ungkapan rasa duka dan penghormatan atas dedikasi almarhum selama bertugas di DLH.
Insiden tragis ini terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ketika alat berat yang dioperasikan oleh Agus terperosok akibat adanya bukaan tumpukan sampah di lokasi. Dedie Rachim menjelaskan, "Kami masih mendalami kronologis pastinya. Sepintas, dari keterangan teman-teman DLH, bukan longsor, melainkan adanya titik bukaan sampah yang menyebabkan alat berat terperosok," kata Dedie di Kampung Rangga Mekar, RT 2/RW 12, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan.
Dedie menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tingkat keamanan di area kerja TPA Galuga. Dengan luas area mencapai 38 hektare, saat ini sekitar 7-8 hektare sudah digunakan untuk pembuangan sampah. "Kita akan pastikan lokasi pembuangan aman bagi petugas. Kalau memang di titik itu terlalu berisiko, kita cari lokasi lain. Jangan sampai nyawa pegawai kita kembali terancam," tegasnya.
Di tengah kesedihan ini, Dedie juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.*