PORTALBANTEN -- Pemerintah Kota Bogor melakukan rapat koordinasi dan evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025, yang dilaksanakan pada Selasa (30/12/2025) di aula meeting hotel 101 Surya Kencana, dihadiri para pimpinan perangkat daerah Pemkot Bogor.
Bagian Hukum dan HAM Setda telah melaporkan kinerja akhir tahun 2025 kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Eko Prabowo pada tanggal 23 Desember 2025 lalu untuk dilakukan evaluasi penilaian kinerja.
Kepala Bagian Hukum dan HAM, Alma Wiranta, menyatakan bahwa capaian kinerja sepanjang tahun 2025 telah terealisasi secara optimal hingga melebihi target 300%
Capaian Kinerja
Beberapa program strategis yang telah dijalankan sebagai capaian kinerja antara lain:
- Penguatan Tata Kelola Pemerintahan aspek Hukum dan HAM secara transparans dan akuntabilitas dalam penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRT) memperoleh predikat sangat istimewa (AA) dengan nilai 99,28
- Fasilitasi bantuan hukum terhadap pemerintah berupa penyelamatan potensi kerugian daerah dari gugatan litigasi dipengadilan sebesar Rp1,23 Trilyun
- Meningkatkan pemajuan dan pemenuhan HAM melalui pelayanan hukum non litigasi berupa program bantuan hukum bagi warga miskin Kota Bogor dengan penyelesaian sebanyak 220 kasus
- Dukungan rencana aksi nasional HAM sebagai Kota Peduli HAM dengan pelindungan bagi warga rentan, disabilitas dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO)di Riyadh Arab Saudi
- Penghargaan JDIH terbaik se Jawa Barat dalam kategori Peningkatan Kinerja Tahun 2025
- Peningkatan Kesadaran Hukum melalui sosialisasi Penyelenggaraan Bale Badami (Restoratif Justice), yang bertujuan sebagai akses keadilan di masyarakat penyelesaian persoalan hukum diluar pengadilan yang melibatkan mediator, tokoh warga dan konsultan hukum, termasuk Posbankum ditiap Kelurahan yang melibatkan paralegal.
- Peningkatan pelayanan hukum melalui review kontrak terhadap proyek strategis di Kota Bogor untuk mendukung monitoring controling surveilance prevention (MCSP) KPK
- Dan beberapa inovasi pelayanan Hukum dan HAM lainnya seperti sinergitas dengan ikatan Profesi Guru, komunitas penggiat HAM serta organisasi masyarakat terkait bela negara.
- Penyerapan anggaran 99,69% dari Rp2,4 miliar dengan efisiensi dan efektivitas organisasi dari 20 pegawai ASN telah menghasilkan intermediate outcome, kepercayaan publik terhadap kinerja naik 15% dari tahun 2024.
Evaluasi dan Rencana Tahun 2026
Alma Wiranta menekankan rencana kerja tahun 2026 berupa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga bantuan hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum dan membuka akses keadilan masyarakat Kota Bogor melalui Bale Badami dapat lebih maksimal, termasuk sosialisasi produk hukum daerah secara masiv dan sistematis serta peningkatan kapasitas ASN melalui penyediaan jafung legal drafting dan analis hukum.
Tantangan dan Harapan