PORTALBANTEN — Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang, Sabtu (19/4/2025), tak hanya menjadi ajang perbaikan atas kekeliruan administratif sebelumnya, tetapi juga memperlihatkan antusiasme warga yang tetap tinggi. Gubernur Banten Andra Soni menyebut, tingginya partisipasi masyarakat di beberapa TPS membuktikan bahwa semangat berdemokrasi warga Serang tak surut meski harus kembali ke bilik suara.

“Ini momentum perbaikan demokrasi yang harus kita hormati bersama. Proses PSU ini adalah bagian dari koreksi agar hak-hak warga benar-benar dijaga, dan partisipasi masyarakat di lapangan sangat menggembirakan,” ujar Andra Soni saat memantau TPS 04 Desa Bojong Catang.

Di TPS tersebut, dalam dua jam sejak dibuka, lebih dari 40 persen pemilih sudah menyalurkan suaranya. Petugas TPS dibantu aparat keamanan juga aktif mengajak warga datang ke TPS, memastikan proses berjalan lancar.

Andra menambahkan, kehadiran unsur pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, dan Forkopimda adalah bentuk komitmen bersama untuk memastikan PSU berjalan bersih dan damai.

“Banten ingin menunjukkan bahwa setiap suara rakyat punya nilai, dan proses ini bisa jadi pelajaran penting bagi kita semua tentang arti demokrasi yang bertanggung jawab,” katanya.

Pengamanan Ketat, Warga Tetap Antusias

Di sejumlah TPS, aparat TNI-Polri turut bersiaga menjaga ketertiban. Petugas TPS sigap mengatur antrean dan memastikan warga dapat menggunakan hak pilihnya tanpa gangguan.

Di tempat terpisah, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah juga melakukan pemantauan PSU di beberapa TPS di Ciruas, Kragilan, dan Kibin. Ia menyampaikan apresiasi terhadap warga yang tetap datang ke TPS meski harus mengulang proses pemilihan.

“Kita doakan semua prosesnya aman, hasilnya legitimate, dan pemimpin terpilih nanti benar-benar mendapat mandat bersih dari rakyat,” ucap Dimyati.