PORTALBANTEN — Provinsi Banten digadang-gadang menjadi salah satu simpul penting dalam upaya Pemerintah Pusat mewujudkan kemandirian energi nasional. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Banten Andra Soni usai menghadiri pembukaan Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/5/2025).
Menurut Andra Soni, posisi geografis dan kekuatan industri di Banten menjadikan wilayah ini sebagai tulang punggung hilirisasi sektor energi nasional, khususnya di bidang petrokimia berbasis migas.
“Banten menjadi salah satu sentra hilirisasi energi di Indonesia. Banyak industri petrokimia yang bahan bakunya berasal dari migas beroperasi di sini,” ujar Andra.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen penuh mendukung kebijakan energi nasional dan siap menyederhanakan regulasi untuk mempermudah investasi yang mendukung kemandirian energi. “Insya Allah kita akan selalu support,” tegasnya.
Lebih dari sekadar menyambut acara, kehadiran Gubernur Banten dalam forum energi tahunan ini menjadi sinyal kuat bahwa Banten akan memainkan peran strategis dalam peta energi nasional yang sedang digagas Pemerintah Pusat.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyatakan optimismenya bahwa Indonesia bisa mencapai swasembada energi pada tahun 2028. Ia menyoroti potensi besar energi terbarukan seperti air, angin, dan ombak yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Pejabat yang menghambat penyederhanaan regulasi akan saya ganti. Kita butuh percepatan, dan banyak anak muda yang menunggu diberi kesempatan,” tegas Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya koneksi antara ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi utama kedaulatan bangsa. Ia menyebut capaian di bidang pangan dalam enam bulan terakhir sebagai bukti bahwa kebijakan yang tepat dapat membawa hasil konkret.
Dengan posisi geografis yang strategis, infrastruktur industri yang sudah mapan, serta komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi, Banten kini berada di jalur cepat untuk menjadi bagian penting dari lompatan energi nasional menuju swasembada.*