PORTALBANTEN — Gubernur Banten, Andra Soni, menyoroti ketimpangan arus investasi yang selama ini lebih banyak terpusat di wilayah utara Provinsi Banten. Menurutnya, kondisi ini harus segera diatasi dengan pemerataan pembangunan infrastruktur dan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah selatan.
Hal tersebut disampaikan Andra saat menjadi narasumber dalam Talk Show 'Indonesia Forward' bertema “Tantangan Ekonomi Banten di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global” di salahsatu stasiun televisi nasional, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
“Selama ini geliat investasi masih terkonsentrasi di wilayah utara Banten, sementara wilayah selatan masih tertinggal. Karena itu, kami terus mendorong percepatan pembangunan di wilayah selatan agar investor tidak hanya fokus di Tangerang, Cilegon, atau Serang,” ujar Andra.
Ia menambahkan, salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pembangunan infrastruktur strategis seperti ruas jalan tol Serang-Panimbang dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang. Langkah ini diharapkan membuka akses dan peluang investasi baru di kawasan selatan Banten.
“Tol Serang-Panimbang adalah awal. Ke depan, kami akan sambungkan dengan infrastruktur pendukung lainnya hingga ke desa-desa agar mobilitas logistik dan orang menjadi lebih lancar,” katanya.
Selain infrastruktur fisik, Andra juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM lokal. Ia menyebutkan bahwa pemerintah provinsi tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing dan memenuhi standar kebutuhan industri.
“Kami ingin investasi yang masuk tidak membawa tenaga kerja dari luar. Kami sedang siapkan SDM Banten yang andal, punya kompetensi, dan mampu bersaing dengan daerah lain,” jelasnya.
Andra Soni menyampaikan, capaian investasi Banten tahun 2024 yang menembus Rp105,62 triliun menjadi indikator positif, namun pemerataan manfaatnya tetap menjadi prioritas.
“Investasi itu harus memberi dampak merata. Jangan sampai hanya menguntungkan sebagian wilayah, sementara daerah lain tetap tertinggal. Itu yang sedang kami benahi,” tegasnya.